Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi menghadiri pertemuan makan malam yang juga turut dihadiri oleh pemimpin negara-negara ASEAN. Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden.
Acara tersebut diadakan pada hari Kamis (12/5/2022) malam waktu setempat atau Jumat pagi waktu Indonesia, di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat.
Ketika datang ke lokasi perjamuan, Presiden Joko Widodo disambut langsung oleh Presiden Joe Biden, lalu kemudian bersalaman, melakukan foto bersama, lalu menandatangani buku tamu kenegaraan.
Berikut momen-momen menarik pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Biden.
1. Membalas Toast Presiden Biden
Pada saat pertemuan tersebut, Presiden Republik Indonesia berkesempatan membalas toast Presiden Biden. Momen tersebut menjadi sorotan karena momen tersebut menjadi sebuah kehormatan bagi Presiden Joko Widodo.
2. Ucapan Presiden Joko Widodo Saat Toast
Dalam kesempatan toastnya dengan Presiden Biden, Jokowi memberikan pernyataan. Dalam pernyataan pengantar toast tersebut, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa KTT Khusus ASEAN-AS menjadi momentum tepat untuk memperkuat mitra ASEAN-AS ke depannya.
Presiden Jokowi juga menyambut prinsip kesepakatan ASEAN-AS untuk memiliki kemitraan strategis komprehensif.
Baca Juga: Isi Buku Tamu Kenegaraan di Gedung Putih, Apa yang Ditulis Presiden Jokowi?
"Kemitraan ini sangat penting di tengah situasi dunia yang dipenuhi ketidakpastian. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk mengangkat gelas bagi kemitraan ASEAN-AS yang terus berkontribusi bagi penguatan nilai multilateralisme, perdamaian dan stabilitas kawasan, motor penggerak kesejahteraan kawasan," ujar Presiden Jokowi.
3. Mengisi Buku Tamu Kenegaraan
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo berkesempatan untuk mengisi buku tamu kenegaraan. Buku Tamu tersebut disediakan di Gedung Putih, bagi tamu-tamu yang hadir di Istana Kepresidenan Amerika Serikat tersebut.
Berdasarkan foto yang diterima oleh Suara.com, terlihat tulisan His Excellency Joko Widodo, President of The Republic of Indonesia. May 12, 2022 di bagian bawah salah satu kertas buku tamu, yang menandakan bahwa kertas buku tamu tersebut diperuntukkan untuk Jokowi.
Dalam buku tamu tersebut, Jokowi menuliskan satu kalimat berbahasa Inggris.
“Looking forward to a stronger ASEAN-US partnership,” tulis Presiden Jokowi.
Berita Terkait
-
Didatangi Atase Darat AS, KSAD Dudung Ungkap Rencana Latihan Prajurit Dua Negara di Indonesia
-
Isi Buku Tamu Kenegaraan di Gedung Putih, Apa yang Ditulis Presiden Jokowi?
-
Bicara soal Arsitektur Kesehatan Global di Depan Presiden AS, Jokowi Sebut Tak Boleh Ada Monopoli dan yang Tertinggal
-
Temui Pimpinan Google Hingga Boeing, Presiden Jokowi: Indonesia Kaya Bahan Baku Industri
-
Presiden Jokowi Balas Toast Presiden Joe Biden, Ini yang Dikatakan Jokowi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional