Suara.com - Jika kalian beranggapan bahwa Badarawuhi adalah hantu wanita Indonesia paling seram coba cek daftar di bawah ini. Memang, antusias penonton film KKN di Desa Penari yang begitu tinggi membuat karakter Badarawuhi menjadi perhatian.
Namun nyatanya, ada hantu-hantu cantik lainnya yang tidak kalah serap dengan Badarawuhi. Ada beberapa hantu wanita Indonesia yang sudah ada sebelum sosok Badarawuhi muncul baru-baru ini.
Bahkan beberapa hantu perempuan cantik ikonik dari Indonesia ini sudah sering dibicarakan. Bahkan karakter hantu ini sampai diangkat dalam beberapa film layar lebar.
Siapa saja hantu wanita Indonesia tersebut? Berikut ini daftarnya:
1. Nyi Roro Kidul
Nyi Roro Kidul adalah sosok metafisika yang sangat terkenal di Indonesia, khususnya bagi masyarakat Jawa. Menurut mitosnya, para raja di Pulau Jawa pada dahulu kala memiliki hubungan dekat dengan sosok Nyi Roro Kidul.
Ia juga dikenal sebagai penguasa Laut Selatan (Samudra Hindia). Legendanya, Nyi Roro Kidul mulanya merupakan putri Kerajaan Sunda yang diusir ayahnya karena ulah ibu tirinya.
2. Mak Lampir
Siapa yang tidak tahu Mak Lampir? Hantu wanita Indonesia ini dikenal dengan tawa khasnya yang melengking dan menyeramkan.
Menurut legenda, nama sebenarnya Mak Lampir adalah Siti Lampir Maimunah yang berasal dari Sumatra Barat. Awal mula kisah Mak Lampir berasal dari sebuah legenda di Sumatera Barat yang di sana terdapat Gunung Marapi.
Namun kisah itu kemudian diadaptasi hingga menjadi cerita Jawa yang diangkat menjadi sinetron Misteri Gunung Merapi. Cerita dari Mak Lampir sangat berkaitan dengan kisah tujuh manusia harimau yang juga legenda yang berasal dari Minangkabau.
3. Si Manis Jembatan Ancol
Nama hantu ini adalah Mariam, namun memang lebih dikenal dengan sebutan Si Manis Jempatan Ancol. Lantaran serial televisi yang mempopulerkannya berjudul seperti itu.
Setidaknya ada dua artis yang sempat memerankan sosok Mariam Si Manis Jempatan Ancol. Mereka adalah Diah Permatasari dan Kiki Fatmala.
4. Ibu di Pengabdi Setan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?