Suara.com - Pemerintah Portugal mengonfirmasi temuan lima kasus penyakit monkeypox atau cacar monyet. Infeksi virus ini jarang ditemukan di Eropa, tetapi dilaporkan sudah menyebar di Spanyol dan Inggris.
Pejabat kesehatan Portugal mengatakan pada Rabu (18/05), telah ditemukan lima kasus monkeypox atau cacar monyet yang dikonfirmasi pada laki-laki muda.
Selain itu, muncul 15 kasus lain yang dicurigai di daerah sekitar ibu kota Lisbon yang saat ini sedang diselidiki, kata Direktorat Jenderal Kesehatan Portugal.
Inggris dan Spanyol juga menyelidiki dugaan infeksi virus serupa. Penyebaran cacar monyet ini menandai wabah yang tidak biasa di Eropa dari penyakit yang biasanya hanya ditemukan di Afrika.
Sementara itu, pihak berwenang di negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat, mengatakan sebuah kasus serupa terdeteksi pada seorang laki-laki yang baru-baru ini bepergian ke Kanada.
Apa yang perlu kita ketahui tentang kasus cacar monyet di Eropa?
Otoritas Portugal mengatakan semua kasus yang tercatat sebagian besar melibatkan laki-laki muda. Pejabat setempat tidak mengungkapkan apakah mereka pernah mengunjungi negara-negara di Afrika atau memiliki hubungan dengan kasus yang baru-baru ini ditemukan di Inggris.
Sejauh ini, Inggris telah melaporkan tujuh kasus sejak 7 Mei lalu. Empat dari kasus tersebut diidentifikasi oleh gay atau biseksual, kata Badan Keamanan Kesehatan Inggris.
Penemuan ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan terjadi penularan di masyarakat. Pada hari Rabu (18/05), pihak berwenang Spanyol mengatakan mereka sedang menyelidiki 23 kemungkinan infeksi monkeypox, yang semuanya adalah laki-laki berusia muda.
Baca Juga: Lusinan Kasus Cacar Monyet Terdeteksi di Amerika Utara, Mungkinkah Menyebar Luas?
Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan penyakit ini menular melalui hubungan seks. Para ahli mengatakan infeksi bisa terjadi selama ada kontak fisik yang dekat, termasuk melakukan hubungan seks.
Apa itu cacar monyet?
Monkeypox adalah infeksi virus mirip dengan cacar, tetapi lebih ringan. Gejalanya termasuk demam dan ruam khas yang biasanya dimulai di wajah dan kemudian pindah ke bagian tubuh lainnya.
Kebanyakan orang sembuh dari cacar monyet dalam beberapa minggu. Penularan biasanya melalui kontak dekat dengan hewan atau manusia yang terinfeksi, meskipun ini jarang terjadi. Kasus pertama tercatat pada tahun 1970-an di Republik Demokratik Kongo.
Jumlah infeksi Monkeypox telah meningkat di Afrika Barat dalam beberapa dekade terakhir dengan jenis yang lebih ringan. Kasus pertama ditemukan di Afrika Barat memiliki tingkat kematian sekitar 1% kasus. Kasus ini sama dengan yang dilaporkan di Inggris.
Pada tahun 1980, cacar diberantas dengan vaksinasi, tetapi kebijakan tersebut dihentikan. bh/ha (AFP, AP, Reuters)
Berita Terkait
-
Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
Lisa BLACKPINK Syuting Film Extraction: Tygo di Tangerang, Pintu Air 10 Bakal Mendunia
-
Hasil Super League: Persik Kediri Menangi Drama 5 Gol atas Bali United
-
Digital Edge Bangun Pusat Data AI Terbesar di Bekasi Senilai Rp71 Triliun
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka