- KNVB menolak gugatan NAC Breda untuk mengulang laga kontra Go Ahead Eagles terkait isu paspor Dean James.
- Keputusan KNVB diambil untuk mencegah kekacauan kompetisi akibat banyaknya temuan administrasi serupa pada 133 pertandingan Eredivisie.
- Kegagalan gugatan tersebut memperberat posisi NAC Breda yang kini terancam degradasi dengan sisa dua pertandingan musim ini.
Suara.com - Nasib NAC Breda di ambang degradasi setelah klub tersebut kalah dalam gugatan singkat terhadap federasi sepak bola Belanda, KNVB, terkait skandal pasporgate yang menyeret pemain Timnas Indonesia, Dean James.
Dengan putusan ini, kekalahan telak 0-6 dari pertandingan tersebut dipastikan tidak akan diulang.
Sebelumnya, NAC mengajukan permohonan agar laga 15 Maret melawan Go Ahead Eagles dimainkan ulang.
NAC Breda menuding Dean James seharusnya tidak berhak tampil karena disebut sudah tidak lagi memiliki kewarganegaraan Belanda setelah membela Timnas Indonesia.
Meski KNVB mengakui secara substansi keberatan NAC memiliki dasar, federasi tetap menolak mengulang pertandingan.
KNVB berdalih terdapat ketidaktahuan umum mengenai persoalan paspor yang sama, serta mengungkap bahwa musim ini sedikitnya ada 133 pertandingan Eredivisie yang melibatkan pemain tidak memenuhi syarat administrasi.
Dalam pernyataan resmi klub, NAC belum sepenuhnya menutup peluang langkah lanjutan.
“NAC akan mempelajari terlebih dahulu putusan tersebut dan mendiskusikannya dengan para penasihat sebelum memberikan pernyataan lebih lanjut,” tulis klub di laman resminya.
Putusan ini menjadi pukulan berat bagi NAC Breda yang sedang berjuang menghindari degradasi dari Eredivisie.
Baca Juga: Skandal Pasporgate Dean James Bikin Panik KNVB, Eredivisie 2025/2026 Terancam Tak Selesai
Dengan dua pertandingan tersisa, mereka wajib memangkas selisih enam poin dari FC Volendam atau Telstar jika ingin bertahan di kasta tertinggi.
Sebelumnya, pihak federasi sepak bola Belanda, KNVB mengakui bahwa situasi bisa menjadi sangat rumit apabila gugatan NAC Breda menang di pengadilan.
“Kami pikir akan terjadi kekacauan karena banyak klub lain telah menyampaikan keberatan serupa. Jika NAC menang, klub-klub lain bisa mengajukan gugatan juga,” ujar Direktur Sepak Bola Profesional KNVB, Marianne van Leeuwen, kepada ESPN.
“Hal itu bisa berarti kompetisi tidak dapat diselesaikan,” lanjutnya.
Berita Terkait
-
Skandal Pasporgate Dean James Bikin Panik KNVB, Eredivisie 2025/2026 Terancam Tak Selesai
-
Jadi Raja Assist dan Bawa Tim Promosi, Andik Vermansah Layak Dapat Panggilan John Herdman?
-
Resmi Timnas Indonesia Masuk Pot 4 Drawing Piala Asia 2027, Potensi Grup Neraka Mengintai
-
Pelatih Sassuolo Buka Suara Soal Kondisi Cedera Jay Idzes Usai Lawan AC Milan
-
Pemanasan Jelang Gabung Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan Cetak Assist di AS Trencin
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas