Suara.com - Polda Metro Jaya tak mempermasalahkan acara makan bersama (gala dinner) mantan bintang film dewasa asal Jepang, Maria Ozawa atau Miyabi, dengan penggemarnya di Jakarta asalkan menerapkan protokol kesehatan selama berlangsung kegiatan tersebut.
"Saya memandangnya acara personal, sebagai personal Miyabi kepada fans, jumlahnya tidak lebih dari 100 orang di tempat privat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan di Jakarta, hari ini.
Zulpan menekankan kepolisian tak akan melarang kegiatan tersebut asalkan protokol kesehatan bisa dijaga selama kegiatan berlangsung.
"Kami mengimbau kepada pihak penyelenggara khususnya juga harus mematuhi prokes. Ini paling utama," ujarnya.
Zulpan mengatakan kegiatan tersebut tidak memerlukan izin keramaian dari kepolisian dan hingga saat ini belum ada surat pemberitahuan yang masuk terkait acara itu.
"Kalau kegiatannya melibatkan orang banyak tentunya harus ada pemberitahuan, tetapi setahu kami dari pihak Miyabi dan juga pihak penyelenggara acara belum ada," katanya.
Miyabi berencana datang ke Jakarta untuk menghadiri gala dinner dengan penggemarnya di salah satu hotel. Meski demikian kedatangannya menuai polemik di tengah masyarakat.
Terkait hal itu, Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga untuk menyikapi dengan bijak terkait polemik rencana kedatangan Miyabi.
"Ya itu kan kita negara yang demokrasi, reformasi dan terbuka, semua itu diserahkan ke masyarakat yang menyikapinya," kata Ahmad Riza Patria di Cipayung, Jakarta, Rabu (18/5).
Baca Juga: Miyabi Hobi Main Ke Indonesia Sejak 2016 dan Sempat Kapok, Ini Jejak Aktivitasnya
Riza tidak ingin polemik rencana kedatangan Miyabi tersebut justru membuat keributan di tengah masyarakat hingga saling menyalahkan satu sama lain.
"Jadi tidak boleh kita saling menyalahkan satu sama lain. Mari kita beri contoh yang baik," ujar Riza. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim