Suara.com - Polisi resmi menetapkan pendiri geng motor Jakarta Misteri berinisial NR (21) sebagai tersangka. Pelaku ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kepemilikan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penyerangan ke kawasan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut NR dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 13 Tahun 1951 dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun penjara.
"Tersangka inisial NR ini merupakan pendiri geng motor Jakarta Misteri yang membawa senjata tajam," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5/2022).
Berdasar hasil pemeriksaan awal, NR mengaku membeli senjata tajam tersebut secara online.
"Ngaku beli online," ungkap Zulpan.
Peristiwa penyerangan yang dilakukan geng motor ini dengan sengaja disiarkan secara langsung alias live di media sosial Instagram oleh pelaku hingga videonya viral.
Video tersebut salah satunya diunggah kembali oleh akun Instagram @kabar.jakpus. Di keterangannya disebut terjadi pada Selasa (17/5/2022) dini hari.
Dalam video terlihat sebagian besar pelaku merupakan remaja tanggung. Mereka nampak bergrombolan menggunakan sepeda motor.
Terlihat pula para pelaku beraksi dengan membawa senjata tajam. Beberapa di antaranya menyerupai celurit dan kelewang.
Baca Juga: Berbuat Anarkis di Kediri, 9 Orang Geng Motor Diringkus
"Para kawanan tersebut melakukan aksinya dengan menayangkan tayangan siaran langsung di medsos," tulis @kabar.jakpus seperti dikutip suara.com, Rabu (18/5/2022).
Aksi penyerangan geng motor ini berlangsung tidak terlalu lama. Gerombolan remaja tanggung tersebut bergegas meninggalkan lokasi setelah melakukan serangan.
"Victori ... victori ... victori ...," teriaknya.
Berita Terkait
-
Siarkan Langsung Aksi Penyerangan Di Instagram, 5 Anggota Geng Motor Jakarta Mystery Akhirnya Ditangkap
-
Viral! Tawuran Di Johar Baru Disiarkan Langsung Pelaku Di Medsos Bikin Geger Warganet: Ketangkap Polisi Nangis
-
Berbuat Anarkis di Kediri, 9 Orang Geng Motor Diringkus
-
Dor! Polisi Tembak Anggota Geng Motor yang Kerap Bikin Onar di Cianjur
-
Zidan Diserang Geng Motor saat Cari Makan di Malam Hari, Begini Kondisinya Sekarang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa