Suara.com - Nama Salvador Ramos menjadi perbincangan saat ini karena aksi brutalnya melakukan penembakan di sebuah sekolah SD Texas Amerika Serikat. Salvador Ramos merupakan pemuda 18 tahun.
Kekinian Salvador Ramos membunuh 21 orang di sekolah Robb.
Dikutip dari NYpost, Salvador Ramos sudah berniat melakukan penembakan dengan mengirimkan pesan beberapa jam sebelum menembaki anak-anak di sana.
"Saya akan melakukannya."
Salvador Ramos diidentifikasi sebagai tersangka dalam penembakan massal di Sekolah Dasar Robb di Uvalde pada hari Selasa, kata Gubernur Texas Greg Abbott.
Setelah melakukan aksi penembakan Salvador Ramos dibunuh oleh polisi.
Salvador Ramos, yang bersekolah di sekolah menengah di kota itu, dilaporkan menembak neneknya sebelum mengemudi ke sekolah dengan membawa pistol dan mungkin senapan.
Sebuah akun Instagram yang diyakini milik Ramos berisi foto senjata dan selfie dirinya. Akun tersebut, dengan nama pengguna "salv8dor_", dihapus setelah Abbott merilis nama tersangka penembak massal.
Postingan tunggal akun tersebut menampilkan tiga foto — selfie cermin Ramos dalam kaus, foto close-up hitam-putih berbintik-bintik di wajahnya, dan bidikan orang pertama dari seseorang yang memegang magasin senjata api di pangkuan mereka.
Baca Juga: 18 Anak-Tiga Dewasa Tewas dalam Tragedi Penembakan Massal di SD Texas
Akun yang sama membagikan foto dua senapan yang diletakkan berdampingan dengan ceritanya. Akun tersebut menandai pengguna lain di foto tersebut.
Pengguna itu, @epnupues, mengatakan Ramos adalah orang asing yang menandai dia di foto pistol dan mengirim pesan kepadanya bahwa dia “memiliki sedikit rahasia”.
Pengguna Instagram, yang mengatakan dia tidak tinggal di Texas, mempertanyakan mengapa dia menandai dia di foto senapan dan mengatakan dia merasa menakutkan bahwa dia menandainya.
"Kamu akan memposting ulang foto senjataku," @sal8dor_ mengirim pesan langsung kepada gadis itu pada 12 Mei.
"Apa yang senjata Anda harus lakukan dengan saya," jawabnya pada hari Jumat.
"Hanya ingin menandaimu," katanya kembali.
Berita Terkait
-
Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan
-
8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui
-
3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia