Suara.com - Setiap orang tua yang mendabakan kehadiran anak di dalam kehidupan pernikahannya, pasti juga mengharapkan kebaikan dan kesejahteraan dalam hidup si anak. Harapan tersebut dapat didoakan salah satunya lewat pemberian nama anak. Ternyata ada cara memberi nama anak menurut Islam.
Islam memberikan acuan tetkait dengan pemberian nama anak. Tentunya hal ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Tata cara memberi nama anak menurut Islam ini dimaksudkan agar nama yang diberikan memiliki arti yang Indah dan sesuai serta harapan agar si kecil membawa keberkahan.
Selain itu, dalam cara memberian nama anak menurut Islam ini juga dijelaskan dalam firman Allah melalui surat Maryam ayat 7 yang artinya:
Allah berfirman: "Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya" (QS. Maryam: 7)
Islam menganjurkan agar setiap orang tua memberikan nama yang bagus untuk anaknya dengan baik. Nama tersebut mengandung doa, sehingga tidak boleh memberikan sembarang nama dengan arti yang tidak jelas.
Pemberian nama dapat diambil dari nama-nama Nabi, Rasul, dan para Sahabat Rasul agar anak tumbuh menjadi seseorang yang sholeh dan sholehah. Lantas bagaimana cara memberi nama anak menurut Islam? Ketahui caranya berikut ini.
Cara Memberi Nama Anak Menurut Islam
Berikut ini beberapa cara dalam memberi nama anak sesuai sunnah:
1. Memperhatikan Waktu yang Tepat saat Memberi Nama Anak
Baca Juga: Kembali Peluk Agama Islam, Nania Yusuf Dikomentari Ustaz Yusuf Mansur
Dalam agama Islam, seseorang yang baru menjadi orang tua dianjurkan untuk segera memberi nama anaknya. Anak bisa diberi nama saat dia lahir, tiga hari setelah ia lahir atau tujuh hari setelah ia lahir. Ketentuan ini sesuai dengan hadist yang artinya:
"Anak laki-lakiku lahir, kemudian aku membawanya kepada Nabi SAW dan beliau lalu memberinya nama Ibrahim (anak tertua Abu Musa), beliau menyuapinya dengan kunyahan kurma dan mendoakannya dengan keberkahan, setelah itu menyerahkannya kepadaku."
2. Pemberian Nazab Seorang Anak dari Ayah
Cara memeberi nama anak sesuai dengan sunnah yaitu memberi nazab atau nama ayah di belakang nama anaknya. Karena di akhirat kelak, Allah akan memanggil nama-nama setiap muslim diikuti dengan nama ayahnya di belakang. Seperti penambahan bin (bagi anak laki-laki) dan binti (bagi anak perempuan)
3. Hak Seorang Ayah dalam Pemberian Nama Anak
Di dalam Isalam, peran seorang ayah sangatlah penting dalam keluarga. Salah satunya ia bertanggung jawab atas pemberian nama yang baik untuk anaknya. Hal ini sesuai dengan hadist yang artinya:
Berita Terkait
-
Simak 4 Aturan Baru KTP, Bisa Jadi Panduan Bikin Nama Anak
-
6 Keistimewaan Orang Mualaf, Seperti Terlahir Kembali dan Terhindar dari Azab
-
Tuntunan dan Cara Membimbing Mualaf Terlengkap Sesuai Aturan Kemenag
-
Interview: Kisah Nania Yusuf Kembali Masuk Islam Usai 13 Tahun jadi Kristiani
-
Kecam Pengibaran Bendera LGBT Di Kedubes Inggris, FPI: Pelecehan!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah
-
Di Balik Narasi 'Kecerdasan Bukan dari Sekolah': Mengingatkan Kembali Tanggung Jawab Negara
-
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
-
Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran
-
Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall
-
Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal
-
Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem
-
Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan