“Anak-anak memiliki tiga hak atas ayah mereka. Yang pertama adalah mereka diberi nama baik. Yang kedua, mereka diberikan pendidikan yang baik; dan yang terakhir, mereka membantu mereka memilih pasangan yang baik,” (Ibnu Najjar).
4. Memberi Nama yang Baik untuk Anaknya
Setiap orang tua pasti memiliki keinginan dan harapan yang terbaik untuk anaknya. Sehingga penting bagi orang tua untuk memberikan nama terbaik untuk anaknya. Karena melalui nama dapat menjadi salah satu doa dan harapan kelak ketika si bayi beranjak dewasa.
5. Dilarang Menggunakan Nama yang Dibenci Allah SWT
Orang tua dilarang menggunakan nama-nama yang dibenci Allah SWT. Nama tersebut antara lain di ambil dari nama para dewa, matahari, bulan, berhala dan nama yang memuja sesuatu. Selain itu, makruh hukumnya jika memberi nama anak yang akan menimbulkan perselisihan antar saudara seperti nama yang kelak akan menjadi bahan olok-olokan untuk sang anak.
6. Menggunakan Nama Nabi, Rasul, Sahabat Nabi atau Asmaul Husna
Nama anak dianjurkan diambil dari nama Nabi, Rasul atau sahabat Nabi. Hal ini supaya sang anak tumbuh dengan meneladani sifat Nabi atau Rasul. Selain itu, dianjurkan untuk mengambil dari nama-nama Allah yang baik atau Asmaul Husna.
Dalam pengambilan Asmaul Husna dalam pemberian nama anak, orang tua dilarang untuk menggunakan bacaan Asmaul Husna yang sifatnya hanya milik Allah. Seperti Al-Khalik (Maha Pencipta), Ar-Raziq (Maha Permberi Rizeki), Ar-Rabb (Maha Pemelihara), Ar-Rahman (Maha Pengasih) atau yang serupa dengannya.
7. Tidak Memberikan Nama dengan Arti yang Buruk
Baca Juga: Kembali Peluk Agama Islam, Nania Yusuf Dikomentari Ustaz Yusuf Mansur
Hindari menggunakan nama dengan arti yang buruk untuk anak. Hal tersebut sesuai dengan hadist:
"Sesungguhnya nama yang paling dibenci oleh Allah adalah seseorang yang bernama Malakul Amlak (raja diraja)."
Nama-nama dengan artian buruk antara lain yaitu Balqis (ketua jin), Harb (perang), Zaqwan/Zaquan (anak jin) dan sebagainya.
Demikian tadi beberapa cara memberi nama anak menurut Islam. Bagi Anda calon orang tua, pilihlah nama dengan artian yang baik untuk anak Anda. Semoga informasi tersebut bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Simak 4 Aturan Baru KTP, Bisa Jadi Panduan Bikin Nama Anak
-
6 Keistimewaan Orang Mualaf, Seperti Terlahir Kembali dan Terhindar dari Azab
-
Tuntunan dan Cara Membimbing Mualaf Terlengkap Sesuai Aturan Kemenag
-
Interview: Kisah Nania Yusuf Kembali Masuk Islam Usai 13 Tahun jadi Kristiani
-
Kecam Pengibaran Bendera LGBT Di Kedubes Inggris, FPI: Pelecehan!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT