Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan video komika ternama Indonesia, Marshel Widianto, yang mengolok-olok Inter Milan pada saat momentum AC Milan berhasil meraih scudetto Serie A Italia.
Dalam video tersebut, finalis SUCA 3 ini mengungkapkan kalimat ejekan pada Inter Milan yang pada musim ini gagal berada di puncak klasemen Liga Italia.
"Anj*** Inter gob***. Inter udah bayar gaji mahal-mahal masih tetep di bawah kita. Masih tetep di bawah Pioli," teriak Marshel.
Viralnya video singkat yang merekam euforia para fans AC Milan, termasuk Marshel, saat merayakan kemenangan klub tercintanya melawan Sassuolo ini sampai di telinga bek Bali United, Gunawan Dwi Cahyo.
Gunawan memberikan dampratan kepada pria berusia 25 tahun ini karena kata-kata kasarnya pada Inter Milan.
Hal ini berbeda jauh dengan opini yang diberikan oleh akun Twitter @FaktaSepakbola. Dalam unggahan akun ini pada Kamis (26/05/22), akun Twitter ini mengungkapkan bahwa tindakan Marshel merupakan hal yang biasa dilakukan. Apalagi hal tersebut terjadi saat acara internal fansclub yang sedang nonton bareng.
"Lagi rame nih si Marsel ngata-ngatain Inter pas Nobar Milan vs Sassuolo, tapi kalo opini pribadi gua sih hal yang biasa ga sih kalo lagi Internal Fansclub Nobar. Apalagi di Italia sana kayaknya juga banter2 kayak gini," ungkap akun ini.
@FaktaSepakbola ini kemudian menanyakan pendapat netizen terhadap tindakan Marshel.
Banyak netizen yang melumrahkan tindakan dari Marshel. Mereka menganggap oknum yang tersinggung dengan perkataan Marshel adalah orang yang lebay dan baperan. Mereka juga menyuruh orang yang tersinggung untuk belajar dari fans Manchester United.
"Ngapain baper, belajar noh sama fans MU, udah kebal di bully bertahun-tahun. Santai aja, sepak bola mah hiburan," ungkap netizen.
"Gunawan nggak pernah nanya gimana kabar fans emyu kayaknya, lebay banget lagian jadi supporter tuh dikatain ya katain balik bukan bikin story," kata netizen.
"Lebay an***, contoh noh fans emyu di-bully dan dikatain 5 tahun bukan cuman sama fans rival doang. Tapi sama seluruh fans bola klub lain plus sama orang yang nggak ngerti bola sekalipun wkwkwk," terang netizen.
"Ya udah biasa itu mah. Banter-banteran kayak gitu, salahnya di sini fansnya masih suka baper. Malah waktu itu ada yang sampe pengen membunuh tanpa menyentuh," tulis netizen.
"Ya biasa aja ini dalam hal ledek-ledekkan klub, lagian juga nggak ada pengaruhnya tim bola kita juara apa nggak dalam kehidupan sehari-hari kita haha. Emyu dikatain aja ya udah emang lagi busyu," tambah netizen.
Berita Terkait
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
Bangkit dari Cedera, Denzel Dumfries Tegaskan Loyalitas bersama Inter Milan
-
Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis
-
Pamer Saldo Nyaris Rp1 M Diduga Editan AI, Cewek Ini Diburu Ditjen Pajak
-
Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat