Suara.com - Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya akan memeriksa anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berinisial AKP DK. Dia diperiksa usai dilaporkan mertuanya sendiri lantaran dinilai telah melakukan tuduhan pencurian.
Kuasa hukum AKP DK, Nefton Alfares Kapitan menyebut kliennya akan hadir memenuhi panggilan penyidik Propam.
"Bahwa AKP DK hari ini telah hadir ke Polda Metro Jaya memenuhi panggilan provost untuk dilakukan pemeriksaan," kata Nefton kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).
Dalam pemeriksaan, kata Nefton, kliennya akan menyerahkan bukti-bukti terkait dugaan pencurian yang dialkukan mertuanya berinisial NS. Dia mengklaim bawah laporan pencurian yang dilakukan oleh NS benar terjadi bukan tuduhan semata.
"Antara lain rekaman CCTV, kwitansi-kwitansi pembelian barang-barang yang dicuri dan akta waris dan wasiat yang telah disahkan oleh Kemenkumham," katanya.
Terkait itu, Nefton menyebut kasus dugaan pencurian yang dilaporkan kliennya kekinian masih diproses oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Meski, penyidik menurutnya tengah melakukan upaya restorative justice dalam penanganan kasus tersebut.
"Pihak penyidik sedang mengupayakan penyelesaian perkara dengan mengedepankan restorative justice antara kedua belah pihak," ungkapnya.
Tuduh Mertua Mencuri
AKP DK sebelumnya melaporkan mertuanya sendiri berinisial NS ke polisi. NS di laporkan ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas dugaan kasus pencurian.
Baca Juga: Sopir Pajero Penabrak Pasutri Hingga Tewas di Pancoran Dites Urine
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membenarkan adanya laporan tersebut. Selain melaporkan mertuanya, AKP DK turut melaporkan adik iparnya berinisial C.
"Terkait dugaan pencurian," kata Zulpan kepada wartawan, Rabu (25/5/2022).
Terkait hal ini, NS juga turut melaporkan AKP DK ke Bidang Propam Polda Metro Jaya. Dia melaporkan AKP DK karena tak terima dituduh melakukan pencurian.
"Propam Polda Metro Jaya tentunya sudah menerima adanya laporan pengaduan ibu mertuanya," ujar Zulpan.
Selain melaporkan AKP DK, NS juga melaporkan penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ke Divisi Propam Mabes Polri. Penydik tersebut dilaporkan lantaran diduga memihak kepada AKP DK dalam penanganan kasus pencurian yang dituduhkan kepada NS.
"Propam akan panggil semua pihak, termasuk penyidik Subdit Jatanras juga akan dipanggil," pungkas Zulpan.
Berita Terkait
-
Sopir Pajero Penabrak Pasutri Hingga Tewas di Pancoran Dites Urine
-
Polda Metro Jaya Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun Tewaskan 2 Orang di Pancoran
-
Anggota Polda Metro Jaya Laporkan Mertuanya Sendiri ke Polisi Atas Dugaan Pencurian
-
Diperiksa Polisi Soal Pelaporan Terhadap Medina Zein, Uya Kuya Dicecar 24 Pertanyaan Lebih
-
Uya Kuya Diperiksa Polda Metro Terkait Dugaan Penipuan Medina Zein
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan