Suara.com - Beredar gambar baliho berlambangkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang menyatakan dukungan terhadap Anies Baswedan pada pencalonan Presiden 2024.
Gambar baliho itu beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh sebuah akun Facebook.
Pada foto tersebut, terlihat Foto Anies Baswedan mengenakan balangkon dengan narasi dukungan terhadapnya oleh DPW Partai Nasdem DIY.
Beritut narasinya:
“Kita Nyengkuyung Rekomendasi DPW Partai NASDEM Provinsi D.I. Yogyakarta Dhateng Bapak Anies Baswedan lebeting pencalonan Presiden 2024 FORUM RELAWAN YOGYAKARTA UNTUK ANIES BASWEDAN”
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Menurut penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, perwakilan DPW Partai Nasdem Provinsi D.I. Yogyakarta sudah memberikan klarifikasi.
Pihaknya menyebutkan bahwa Partai Nasdem tidak pernah memasang baliho terkait pencalonan presiden Anies Baswedan seperti yang viral di media sosial.
Baca Juga: Tebet Eco Park Dipadati Warga saat Akhir Pekan
Pada laman resmi DPW Partai Nasdem Provinsi D.I. Yogyakarta, Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi, mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menetapkan satu nama untuk calon presiden pada pemilu 2024.
“Saya klarifikasi baliho tersebut bukan atas persetujuan DPW NasDem DIY. Kami tidak pernah merekomendasikan satu nama calon presiden,” kata Mbah Bardi, sapaan akrabnya, Jumat (13/5/2022).
Subardi juga menegaskan bahwa pihaknya sudah terbentuk relawan beberapa calon presiden, namun belum merekomendasikan satu nama capres.
Kesimpulan
Melalui beberapa penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa beredarnya baliho dukungan kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden pada pemilu tahun 2024 dari DPW Partai NasDem DIY adalah salah.
Konten tersebut masuk dalam hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar