Suara.com - Sikap Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta atas gelaran Formula E Jakarta mendadak berubah. Setelah berulang kali menentang, kini PSI menyatakan dukungan pada ajang balap mobil listrik itu.
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo bahkan berharap nantinya keselamatan penonton, panitia, dan peserta bersama timnya bisa terjamin. Apalagi, tiga hari lalu salah satu bagian atap Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) baru saja roboh.
Anggara pun memohon kejadian ini menjadi perhatian serius dari panitia. Pasalnya, waktu persiapan menuju balapan hanya tersisa lima hari lagi.
"Pertama kami sangat bersyukur bahwa tidak ada korban dalam insiden ini. Tapi panitia harus segera berbenah, waktunya sudah sangat mepet, kami berharap panitia bisa memastikan pada hari pelaksanaan tidak ada kejadian serupa karena akan mengorbankan keselamatan orang-orang yang ada di sana," ujar Anggara kepada wartawan, Senin (30/5/2022).
Apalagi, kata Anggara, pembuatan sirkuit Formula E merupakan yang paling cepat di dunia. Kontraktor tidak boleh hanya mementingkan kecepatan tapi juga kualitasnya.
"Saya dengar bahwa ini merupakan pembangunan sirkuit paling cepat di antara negara-negara lain. Karena hal tersebut kita harus dapat pastikan bahwa semuanya ideal untuk hari pelaksanaan dari segala sisi," jelasnya.
Anggara bahkan mendoakan agar pelaksanaan gelaran Formula E pada 4 Juni 2022 nanti akan berjalan dengan lancar.
"Kami tentu berharap agar acara berjalan dengan lancar. Selain masalah keselamatan, gengsi di mata internasional harus dijaga," jelasnya.
Kendati demikian, Anggara menyatakan pihaknya akan tetap meminta pertanggungjawaban penyelenggaraan Formula E. Pasalnya, ajang ini masih sempat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar commitment fee Rp560 miliar.
Baca Juga: Atap Tribun Sirkuit Formula E Ancol Akan Beres Diperbaiki 2 Juni 2022
"Tetapi tentunya walaupun kegiatannya sudah terlaksana, semua ini nantinya harus dipertanggungjawabkan karena mengingat ada uang APBD yang digunakan dalam pembiayaan kegiatannya."
Sikap PSI ini berbeda dibandingkan masa awal persiapan Formula E. Fraksi PSI merupakan pengusung interpelasi atau pemanggilan terhadap Gubernur Anies Baswedan dan pernah meminta acara ini dibatalkan.
Presiden Joko Widodo juga pada 25 April lalu sudah meninjau langsung sirkuit itu dan menyatakan lintasan siap untuk balapan. PSI sendiri diketahui merupakan bagian dari koalisi bersama partai pemenang pemilu lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup