Suara.com - Dokter Filsuf Ahli Gizi, dr Tan Shot Yen, ungkapkan pendapatnya terkait dengan seorang perempuan tidak membutuhkan sosok pria dengan fisik yang sempurna.
Pendapatnya ini dapat didengar melalui unggahan video @insta_julid pada Senin (30/05/22).
Dalam video yang diunggah akun Instagram ini, pemerhati nutrisi ini mengungkapkan bahwa perempuan tidak memerlukan pria yang memiliki wajah ganteng maupun tubuh yang bagus.
Menurutnya, perempuan akan kerepotan saat mendapatkan pria berwajah ganteng dan memiliki tubuh yang bagus.
"Buat para pria-pria di seluruh dunia. tahu nggak, kami para perempuan tidak butuh kalian dengan tubuh bagus, wajah cakep. Kami malah pusing, pusing nyimpennya. Pusing nguntitnya. Pusing ngejagainnya," ungkapnya.
Dokter ini menyatakan bahwa perempuan hanya membutuhkan seorang pria yang setia, memiliki cinta kasih, dan juga pekerjaan.
"Perempuan hanya butuh: (1) Anda itu setia, (2) Anda cinta kasih, dan (3) Anda punya pekerjaan. Itu aja," jelasnya.
Berbagai komentar pun dilontarkan netizen dalam unggahan ini. Banyak netizen yang merasa cukup terwakili dengan pendapat dari dr Tan Shot Yen ini.
"Setuju. Kalau udah menikah mah nggak mikirin tampang. Yang penting ada kemauan kerja, tanggung jawab," kata netizen.
"Bener banget. Itu yang amat dibutuhkan setelah menikah. Kadang setelah menikah sadar hanya itu yang dibutuhkan, dan taat sama Tuhan," ungkap netizen.
Baca Juga: 'Menerima Cacian dan Saran', Netizen Ini Ungkap Jadi Selingkuhan hingga Punya Niatan Nikah
"Ya bener sih. Realistis aja gitu. Mau seganteng apa juga kalau pemalas dan nggak bertanggung jawab ya ilfil juga lah," terang netizen.
"Betul, kalau wanitanya bahagia pasti dengan senang hati ngerawat suami sampai perutnya buncit," tulis netizen.
"Betul buk. Sekarang ini yang atletis mengkhawatirkan, yang ganteng-ganteng pun juga sama buk. Muka sama badan bisa dipermak bu, yang penting setia dan bertanggung jawab," tambah netizen.
Hingga saat ini, video unggahan ini telah mendapatkan sejumlah 4 ribu suka dan ratusan komentar dari netizen.
Berita Terkait
-
Bak Film Laga, Dua Pria Baku Hantam di Atas Truk, Publik: Fast and Furious Versi Lokal
-
Pemilik Warung Pusing Lihat Tetangga Santai Buang Sampah di Depan Tokonya, Malah Tuai Perdebatan Publik
-
Kisah Haru Pertemuan Mantan Menantu dan Eks Mertua di Rumah Sakit
-
Kasih Kejutan ke Ibu, Wujud Lilin di Kue Ultah Ini Malah Bikin Warganet Gelisah
-
'Menerima Cacian dan Saran', Netizen Ini Ungkap Jadi Selingkuhan hingga Punya Niatan Nikah
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana