Sedangkan rute laut, dilayani oleh kapal-kapal Pelni dan moda penyeberangan dari ASDP berupa kapal fery reguler atau kapal cepat dari wilayah Kupang.
Sementara, untuk rute darat banyak bus dan travel yang dapat melayani trayek dari Ende ke semua kota di pulau Flores.
Situs Bersejarah di Ende Selama Pengasingan Soekarno
1. Pelabuhan
Pelabuhan Ende menjadi lokasi pertama yang Bung Karno menginjakkan kaki di Pulau Ende. Belanda membawa Bung Karno menggunakan kapal untuk sampai di rumah pengasingannya.
Pelabuhan inilah yang menjadi saksi perjuangan Bung Karno menyebarkan semangat juang kebangsaan dengan mengirimkan surat-surat kepada rekannya melalui kapal yang menyeberang setiap bulannya.
2. Pos Militer
Saat pertama kali tiba di Ende, Bung Karno dan keluarganya di bawa oleh beberapa prajurit Belanda menuju sebuah Pesanggrahan yang saat ini menjadi Markas Polisi Militer (POM).
Di pos ini juga Bun Karno harus melapor secara rutin. Ruang gerak Bung Karno dibatasi, ia tidak boleh pergi lebih dari 5 KM dari Ende.
Baca Juga: Megawati Pernah Minta Jokowi Tutup Semua Pertambangan di Indonesia, Ini Alasannya
3. Rumah Pengasingan Bung Karno
Rumah pengasingan terletak di Jl. Raya Perwira Ukuran, Ambugaga, Kota Raja, Ende Utara, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Situs ini memiliki luas 742,6 m2, dengan ukuran bangunan I : 11,50 m x 9,60 m • Ukuran bangunan II : 12,75 m x 3,5 m. Sementara, ukuran struktur (sumur) : diameter mulut 1,65 m,kedalaman 9,5m.
4. Taman Bung Karno
5. Masjid
6. Katedral
7. Rumah Pastoran
8. Gedung Pertunjukan
9. Toko Dee Leew
10. Makam Bu Amsi
Demikian tadi ulasan mengenai sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende yang dikunjungi Jokowi bersama Ibu Negara tepat saat peringatan hari Lahir Pancasila. Bagaimana tertarik untuk mengunjunginya?
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
6 Fakta Gang di Ende Dinamai Jadi 'Gang Jokowi', Berawal dari Presiden Blusukan Dadakan
-
Rayakan Hari Pancasila, Snapchat Rilis Lensa Spesial ke Pengguna Indonesia
-
Pengamat Tanya Jokowi: Kenapa Hari Lahir Pancasila Harus Libur?
-
Hari Lahir Pancasila Momen Tepat Dorong Kesetaraan dan Keberagaman di Tempat Kerja
-
Megawati Pernah Minta Jokowi Tutup Semua Pertambangan di Indonesia, Ini Alasannya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti