"Upgrade saja suaminya bu," tutur warganet lain.
"Naudzubillah, kasihan banget kamu mbaa punya suami dia , apalagi anak-anak mu. Daripada waktu dipake buat toktokan dan nimbang popok yang udah di pake mending waktu di pake buat kerja sampingan, biar istri dan anak tercukupi. Amit amit dah ag," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.
IDAI Sarankan Popok Bayi Diganti Tiap 2-3 Jam Sekali
Melansir hellosehat.com, jadwal mengganti popok sebenarnya lebih baik jika disesuaikan dengan kondisi si kecil.
Namun idealnya, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), popok sebaiknya diganti setiap 2 atau 3 jam sekali.
Jadwal mengganti ini juga sebaiknya disesuaikan dalam beberapa kondisi seperti saat cuaca dingin, atau saat bayi baru selesai buang air besar, bayi akan tidur, hingga setelah memandikan bayi.
Apa yang Akan Terjadi Jika Popok Bayi Tak Sering Diganti?
Melansir Mayo Clinic, dampak utama yang bisa terjadi adalah ruam popok, yakni iritasi berupa bintik-bintik kemerahan di area kulit bayi yang tertutup popok. Kondisi ini disebut sebagai diaper rash.
Dampak lainnya adalah iritasi pada kulit bayi yang bergesekan dengan pinggiran popok, hingga infeksi pada saluran kencing.
Berita Terkait
-
Pejuang Popok Anak, Aldi Taher Bersyukur Dapat Job MC Sunatan
-
Heboh Hepatitis Misterius, Dokter Anak Soroti Kebiasaan Buang Popok Bekas Pakai
-
Uji Kesabaran Ibu, Balita Ini Cuci Popok Pakai Susu Formula: Ya Allah Nak
-
Ruam Popok pada Bayi Bisa Disebabkan Oleh Banyak Hal, Salah Satunya Iritasi Tinja atau Urin
-
Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Saat Memilih Popok Sekali Pakai
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan