Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menginformasikan kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 388 orang pada Minggu (5/6/2022) sehingga total pada saat ini mencapai 6.056.800 orang.
Menurut data Satgas Penanganan Covid-19 yang diterima di Jakarta, Minggu, tambahan kasus positif Covid-19 terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta, yaitu sebanyak 195 orang.
Selanjutnya Provinsi Jawa Barat dengan tambahan 60 orang positif Covid-19, Jawa Timur 36 orang, Banten 36 orang, Jawa Tengah 16 orang, dan Bali 15 orang.
Sementara itu kasus sembuh Covid-19 di Tanah Air bertambah sebanyak 204 orang, sehingga jumlah total keseluruhan hingga saat ini menjadi 5.896.752 orang.
Berdasarkan data dari Satgas, penambahan kasus sembuh Covid-19 paling banyak berasal dari DKI Jakarta 93 orang, selanjutnya Jawa Timur 21 orang, Jawa Barat 16 orang, Sumatera Utara 14 orang, dan Jawa Tengah 13 orang.
Berdasarkan data juga diketahui bahwa terdapat lima kasus meninggal akibat Covid-19 di Indonesia, yakni berasal dari Jawa Tengah dua orang, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jambi masing-masing satu orang.
Sementara itu, kasus aktif di Tanah Air meningkat sebanyak 179 orang sehingga total hingga saat ini terdapat 3.433 orang yang masih menjalani perawatan.
Satgas Penanganan Covid-19 juga menginformasikan sebanyak 1.816 menjadi suspek Covid-19 dan sebanyak 44.857 spesimen telah diperiksa per hari ini.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 mengingat saat ini masih dalam masa pandemi.
Baca Juga: Update Covid-19 Indonesia; Kasus Positif Tambah 372 Orang, 3.123 Pasien Masih Dirawat
Protokol kesehatan yang dimaksud antara lain menggunakan masker khususnya saat berada di dalam ruangan, saat sedang sakit, saat berada di angkutan publik, serta bagi mereka yang memiliki komorbid.
Selain itu, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan juga menghindari kerumunan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
KPK Bicara Soal Potensi PT Bluray Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Bea Cukai
-
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI
-
Gugatan 57 Mantan Pegawai KPK Dikabulkan KIP, Hasil TWK Harus Diungkap ke Publik
-
Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri
-
Busyro Muqoddas Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Aktivis, Soroti Pola Lama Penegakan Hukum