Suara.com - Ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan menguji disertasi sekjennya sendiri Hasto Kristiyanto dalam Sidang Promosi Terbuka Universitas Pertahanan (Unhan) Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin hari ini. Megawati akan memberikan pertanyaan sulit.
Disertasi Hasto berjudul "Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara".
Selama dua tahun kurang lebih menjadi mahasiswa program studi Ilmu Pertahanan, pria asal Yogyakarta ini meneliti banyak tentang kiprah sang Proklamator saat memimpin awal Republik Indonesia, terutama ide dan gagasannya mengenai geopolitik terhadap pertahanan negara.
Hasto Kristiyanto mengaku deg-degan menjalani Sidang Terbuka Program Doktoral tersebut.
"Deg-degan itu masalah hidup. Hahaha," kata Hasto.
Apalagi, Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri yang akan menjadi salah satu penguji dalam sidang itu sudah memberi 'tekanan' pada Hasto.
"Deg-degan iya dong, ditambahkan sama Bu Mega, 'pokoknya saya akan kasih pertanyaan yang sangat sulit', jadi deg-degan," katanya.
Selain Megawati, sejumlah profesor juga akan menjadi penguji, yakni Prof. Dr. Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan selaku penguji eksternal 1, Jenderal Pol (Purn) Prof. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. selaku penguji eksternal 2, Prof Dr. Komarudin sebagai penguji eksternal 3, Prof. Evi Fitriani, M.A, PhD., yang juga Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia selaku penguji eksternal 4, dan Prof. Dr. S. Pantja Djati, S.E., M.Si., M.A, Guru Besar Universitas Trisakti selaku penguji eksternal 5.
Sebagai penguji internal program doktoral Hasto, Prof Banyu Perwita, MA, Ph.D, Prof Dr. Irdam Ahmad dan Mayjen TNI. Dr. Joni Widjayanto yang juga bertindak menjadi Ketua Sidang didampingi Sekretaris Sidang Dr. Herlina Saragih.
Mantan Menteri Pertahanan Prof Ir. Purnomo Yusgiantoro, PhD menjadi Promotor untuk Hasto meraih gelar doktor. Rektor Universitas Pertahanan Laksdya TNI Prof. Amarulla Octavian merupakan Kopromotor 1 dan Letjen TNI Purn Dr. I Wayan Midhio M.Phil selaku Kopromotor 2.
Berdasarkan informasi, sejumlah pejabat setingkat Menteri dan Pimpinan Lembaga Negara akan hadir menyaksikan Ujian Terbuka Promosi Doktor Hasto Kristiyanto.
Berdasarkan tata letak di ruangan Aula Merah Putih terlihat kursi untuk Ketua DPR Puan Maharani, yang kursinya sejajar dengan sang kakak Muhammad Prananda Prabowo dan istri di sisi kanan depan. Masih satu barisan kursi dengan Puan dan Prananda, terlihat kursi untuk Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Di jajaran kabinet tampak tempat duduk di barisan sisi kiri Menhan Prabowo Subianto, Menteri PPN/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua BPK RI Isma Yatun dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Sementara kursi di baris kedua tampak kursi untuk Menkumham Yasonna Laoly, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto.
Selain itu, terlihat sejumlah kursi untuk unsur pimpinan pusat PDI Perjuangan antara lain Ahmad Basarah, Olly Dondokambey, Bambang Wuryanto dan Utut Adianto beserta puluhan Anggota DPR RI Fraksi PDIP. Sejumlah sekjen parpol juga rencana akan hadir.
Kepala Sekretariat DPP PDIP Yoseph Aryo Adhi Dharmo mengatakan kursi yang telah diberi nama itu telah mengonfirmasi untuk hadir.
"Nama-nama yang ditaruh pada kursi memang telah mengonfirmasi akan hadir dalam sidang doktor Mas Hasto," jelas Adhi.
Dijelaskannya, sebagai kandidat doktor, podium Hasto saat pemaparan disertasi berada di samping kiri berhadapan dengan para penguji.
"Berdasarkan gladi kemarin, Mas Hasto akan memberi paparan sekitar 20 menit," tambah Adhi. (Antara)
Berita Terkait
-
Hasto PDIP Beberkan Syarat Mutlak Bos BI Baru, Jago Moneter dan Anti Intervensi
-
Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas
-
Hasto Tawarkan 'Mustika Rasa', Solusi MBG Tanpa Kuras Dana Pendidikan
-
Hasto Respons Santai Kabar Kaesang Nyaleg di Jateng, Singgung Pentingnya Ideologi
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar