Suara.com - Ketua Umum Projo, Budi Arie, mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memiliki semangat yang sama dengan Projo. Hal itu dibuktikan dari semangat KIB yang ingin membangun bangsa secara bergotong-royong. Budi meyakini, jika Indonesia dibangun di atas persatuan, maka Indonesia akan menjadi negara besar dan maju.
Menurut Budi, KIB merupakan koalisi yang positif untuk bangsa, negara, dan perpolitikan Indonesia. Sebagai ormas, ia pun mendukung koalisi tersebut guna berdialog bersama untuk menyelesaikan permasalahan bangsa.
"Menurut kami, sebagai ormas mendukung. Supaya segenap elemen bangsa ini kan berdialog, berkomunikasi menyelesaikan problem kebangsaan," ungkap Budi ditulis Senin (6/6/2022).
Budi menjelaskan, platform partai yang terdapat di dalam KIB merupakan komponen yang bagus. Setiap partai memiliki keterwakilannya masing-masing. Seperti PAN yang mewakili pemilih muhamadiyah, PPP nahdliyin, dan Golkar yang nasionalis.
"Kan ini komponennya bagus, di bawahnya gak benturan. Saya yakin, ini koalisi cerdas, karena di bawah gak benturan, di massanya gak bergesekan," jelas Budi.
Ketika ditanya soal penyorotan KIB ke pembelahan masyarakat akibat Pilpres yang lalu, Budi mengatakan, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan memperbaikinya secara bersama-sama. Ia pun memastikan, demokrasi harus berjalan dengan berkualitas dan bermutu. Sehingga semua residu-residu demokrasi yang lalu akan disapu di panggung politik nasional yang akan datang.
Budi pun mengatakan, saat ini Projo masih terbuka untuk partai lain. Menurutnya hal tersebut bukanlah suatu yang ekslusif. Namun ia menegaskan, kedepannya Projo akan bersatu dengan KIB jika faktor-faktor pendukungnya terpenuhi, seperti komunikasi yang tetap terjaga.
"Selama komunikasinya dan platformnya makin lama makin mantap, saya yakin kita akan bersatu," tegas Budi.
Baca Juga: PAN, Golkar, dan PPP Mulai Bahas Mekanisme Penentuan Calon Presiden 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat