Suara.com - Dua pengendara motor yang menjadi pelaku jambret di kawasan Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu (8/6/2022) kemarin, ternyata beraksi tiga kali di lokasi yang berdekatan. Pelaku jambret itu viral setelah aksinya menarik perhiasan milik bocah perempuan.
Sebelum menggasak kalung emas putih senilai Rp4 juta di Gang Niman sekitar pukul 11.45, milik seorang anak perempuan berinisial N (7), putri dari warga bernama Nurman, kedua pelaku ternyata juga beraksi di tempat lain.
Lokasi pertama kedua pelaku terjadi di Jalan Buah, RT 2, RW 1 Cijantung. Para pelaku berhasil merampas kalung emas seorang anak berusia 7 tahun seberat empat gram yang ditaksir seharga Rp2,5 jutaan.
Kata Rara (35), ibu korban, modus kedua pelaku juga sama dengan kejadian yang di Gang Niman. Mereka beraksi dengan merampas kalung korban langsung dari lehernya. Kejadiannya berlangsung sekitar 45 menit sebelum dengan kejadian di Gang Niman.
"Sebelum kejadian anak saya habis dari warung, pas sampai depan rumah, kata anak saya ada dua orang pakai motor. Terus mereka minta anak saya diam, sttt, gitu. Abis itu mereka ambil kalungnya," kata Rara saat ditemui Suara.com di Cijantung, Kamis (9/6/2022).
Pada saat itu kata Rara, dia sedang berada di rumah. Kondisi tempat tinggalnya juga dalam keadaan sepi.
Dia meyakini para pelakunya juga sama, karena saat ditunjukkan rekaman CCTV kejadian di Gang Niam, putrinya mengatakan para pelaku mirip dan memiliki ciri-ciri yang sama.
Setelah dari Jalan Buah, para pelaku kemudian beraksi untuk kedua kalinya di Gang Niman, hanya berjarak sekitar 200 meter dari kejadian yang ketiga. Mereka menyasar sejumlah anak yang sedang bermain telepon genggam, namun gagal.
Hal itu diungkapkan Mutia (35), warga yang memergoki kedua pelaku. Salah satu pelaku kata dia sempat mengintip lewat pintu rumahnya, untuk memastikan situasi aman.
Baca Juga: Terpopuler: Bocah Terseret Motor Jambret, Bendera 'HTI' di Deklarasi Dukung Anies Capres
"Pas itu saya pergoki, mau ngapain, kata saya gitu. Tapi mereka berdalih mau beli sosis gitu, karena saya emang dagang kan" ujar Mutia kepada Suara.com.
Karena curiga, Mutia langsung meminta anaknya beserta teman-temannya untuk masuk ke dalam rumah. Setelahnya kedua pelaku langsung kabur. Mutia juga meyakini kedua pelakunya sama.
Setelah gagal dari depan rumah Mutia, kemudian kedua pelaku beraksi untuk ketiga kalinya dengan menyasar N, putri dari Nurman.
Peristiwa tersebut terjadi persis di depan rumahnya, saat anaknya sedang bermain. Penjambretan itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, atau 45 menit setelah kejadian yang menimpa putri dari Rara di Jalan Buah.
Viral
Insiden bocah perempuan menjadi korban jambret di kawasan Cijantung ini viral setelah video berisi aksi kedua pelaku diunggah ke media sosial. Aksi dua pelaku itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di salah satu rumah warga.
Tag
Berita Terkait
-
Terpopuler: Bocah Terseret Motor Jambret, Bendera 'HTI' di Deklarasi Dukung Anies Capres
-
Viral Jambret di Cijantung: Beraksi Siang Bolong, Tarik Paksa Perhiasan Anak Perempuan saat Main Bola di Gang
-
Geram Anaknya Dijambret hingga Terseret Motor di Tangerang, Ayah Korban Murka
-
Pilu, Bocah Terseret Motor Jambret HP hingga 15 Meter di Ciledug Tangerang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak