Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, Attalia bergegas memasuki mobil untuk menuju ke Bandung seiring usainya prosesi serah terima jenazah, Emmeril Khan Mumtaz alias Eril di gedung Kargo, Bandara Soekarno-Hatta.
Melalui siaran langsung yang ditayangkan secara daring, mobil jenazah yang membawa jenazah Eril berangkat pukul 16.55 WIB.
Sebelum iring-iringan mobil jenazah berangkat, Kang Emil dan istri sempat menghampiri wartawan untuk mengucapkan terima kasih. Tidak ada kata yang diucapkan, Kang Emil dan istri hanya membungkukkan badan memberikan gestur terima kasih.
Adapun iring-iringan mobil jenazah berangkat dengan pengawalan dari pihak kepolisian.
Sebelumnya, sejumlah menteri datang ke gedung Kargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta. Mereka kemungkinan ikut upacara serah terima jenazah.
Upacara Jenazah itu akan berlangsung selama 30 menit.
Di antara menteri yang datang Menteri BUMN Erick Thohir, Mensesneg Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Mereka datang sekitar 20 menit setelah jenazah Eril datang.
Jenazah Eril telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Jenazah Eril pun dibawa ke bagian Kargo Bandara Soekarno-Hatta.
Jenazah Eril tiba sekira pukul 15.45 WIB. Jenazah Eril dibawa Qatar Airways A7-BCU.
Setelah tiba, tim keluarga Ridwan Kamil mengurus berbagai dokumen kedatangan jenazah Eril.
Kepolisian Tangerang menyiapkan rekayasa lalu lintas agar pemulangan jenazah Eril lancar.
Jenazah Eril akan dikebumikan pada Senin (13/6/2022) di lokasi pembangunan Islamic center, Cimaung Banjaran.
Hujan deras turun di Bandung jelang kepulangan Jenazah Eril. Para pelayat yang merupakan masyarakat umum pun berteduh.
Hujan turun sekira pukul 14.30 WIB tadi. Saat ini Bandung terasa sejuk. Hujan pun sudah reda.
Kekinian kondisi Gedung Pakuan Bandung dipenuhi bunga ucapan. Ada sekira 1.700 karangan bunga yang berdatangan.
Warga bebas masuk, namun harus antre bergantian. Mereka wajib mengenakan masker.
Terkait dengan proses pemakaman, akan diatur oleh pihak manajemen, sehingga warga atau tokoh yang berencana akan datang harus berada di lokasi pada pukul 10:00 WIB sehingga proses pemakaman bisa berlangsung pada pukul 11:00 WIB.
Ridwan Kamil akan pimpin Sholat jenazah Eril atau Emmeril Kahn Mumtadz di Gedung Pakuan Bandung. Hal itulah yang akan dilakukan begitu jasad Eril sampai ke Bandung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah