Suara.com - Viral di media sosial video pemuda yang sedang berada di Kota Mekkah mengenakan seragam anak Sekolah Menengah Atas (SMA).
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @lagi.viral pada Senin (13/06/22). Dalam video unggahannya, tampak seorang pemuda yang saat itu mengenakan seragam putih abu-abu sedang berjalan mengelilingi kota Makkah.
Pemuda tersebut berjalan-jalan sambil menenteng jaketnya. Ia tampak sedang melihat bangunan sekitar yang menjulang tinggi.
Perekam video juga sempat memperlihatkan keadaan sekitar kota Makkah yang ramai oleh masyarakat ataupun turis.
Dalam video unggahan , terlihat momen ketika pemuda ini hendak tertabrak oleh pengunjung lain yang juga sedang berjalan di lokasi tersebut.
Selain itu, dalam video ini juga tampak momen ketika pemuda berseragam SMA ini sempat menunjukkan tangannya ke arah atas bangunan, lebih tepatnya ke arah jam yang ada di Zam-Zam Tower.
Si perekam video ini pun kemudian mengarahkan kameranya ke arah yang ditunjukk oleh pemuda ini. Perekam video kemudian mengatakan bahwa jam yang ditunjuk oleh pemuda ini tidak bisa terekam dalam kamera yang dipegangnya.
"Nggak kelihatan jamnya," ucap perekam video dalam Bahasa Jawa.
Video unggahan akun @lagi.viral ini pun lantas viral. Videonya telah diayangkkan sebanyak 238 ribu kali dan mendapatkan sejumlah 16 ribu suka dan ratusan komentar dari netizen.
Baca Juga: Konser Musik Diguyur Hujan Meski Sudah Datangkan Pawang Hujan Mbak Rara, Netizen: Remot AC-nya Rusak
Komentar yang diberikan pun beragam.
"Bolos yang berfaedah," komentar netizen.
"Mungkin dia pakai pintu Doraemon," ungkap netizen.
"Jos. Study tour umrah," kata netizen.
"Bolos sekolah masuk dari lorong waktu," terang netizen.
"Orang tua dan gurumu bangga banget Nak. Bolosmu sangat berfaedah," tambah netizen.
Berita Terkait
-
Konser Musik Diguyur Hujan Meski Sudah Datangkan Pawang Hujan Mbak Rara, Netizen: Remot AC-nya Rusak
-
Nyesek! Keseringan WFH, Pria Ini Dikira Libur Kerja hingga Jualan Online Oleh Tetangga yang Rata-Rata Pensiunan
-
Video Pengunjung Mal Minta OB Bersihkan Sepatu Viral, Warganet Ngaku Ibu Perempuan Dalam Video Beri Klarifikasi
-
Viral Video Pria Diduga ODGJ Bergelantung di Truk Tanki Pertamina yang Sedang Melaju
-
Nekat Bawa Stroller saat Naiki Eskalator, Malah Berujung Nyangkut
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan