Suara.com - Tersebar di media sosial video yang merekam momen ketika sebuah stroller yang dibawa oleh seorang pengunjung mal tersangkut di eskalator.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @berita_gosip pada Minggu (12/06/22).
Pada video yang diunggah, tampak dua orang petugas keamanan mal berbaju hitam sedang mencoba untuk mengevakuasi stroller yang tersangkut.
Tampak pula pria berkaus putih yang sedang menggendong bayi berjalan menaiki eskalator yang saat itu mati. Pria tersebut diduga merupakan pemilik stroller yang tersangkut.
Saat berjalan menaiki eskalator, pria tersebut juga tampak terlibat percakapan dengan petugas keamanan yang saat itu sedang mencoba mengevakuasi stroller yang tersangkut.
Pada momen tersebut terlihat beberapa pengunjung mal yang juga menyaksikan dan mengabadikan proses evakuasi stroller yang tersangkut pada eskalator.
Salah satu roda stroller tersebut terlihat menyangkut di sisi eskalator.
Melalui kolom komentar unggahan ini, banyak netizen yang mengeluhkan bahwa ketika ke mal dan sedang membawa stroller, lift sudah penuh dengan pengunjung lain yang juga ingin naik ataupun turun lantai. Netizen pun mengungkapkan jika kemudian mereka terpaksa menaiki eskalator. Meskipun menaiki eskalator dengan membawa stroller merupakan tindakan yang dilarang.
"Kalau ada lift, kadang lift penuh sama yang ngga, bawa stroller. Susah juga sih," ungkap netizen.
Baca Juga: Kreatif! Tukang Fotokopi Keliling, Bawa Printer di Atas Motor
"Terkadang mau naik lift bawa stroller udah penuh sama orang yang nggak bawa barang. Padahal jelas ya tertulis prioritas pengguna lift itu untuk apa. Tapi suka dihiraukan sepertinya. Hasilnya terpaksa bawa stroller naik eskalator walaupun risikonya sangat berbahaya," terang netizen.
"Habis kadang lift penuh terus. Sama yang nggak bawa stroller," kata netizen.
"Iya sih memang harusnya nggak boleh lewat eskalator kalau bawa stroller. Tapi kadang kita yang bawa stroller mau masuk lift suka nggak kebagian sama pengunjung mal yang suka nggak ngerti kalau bawa stroller atau kursi roda harusnya diprioritaskan," tambah netizen.
Hingga saat ini, video unggah ini telah ditayangkan sebanyak 208 ribu kali dan memperoleh sejumlah 5 ribu suka, serta ratusan komentar dari netizen.
Berita Terkait
-
Kreatif! Tukang Fotokopi Keliling, Bawa Printer di Atas Motor
-
Menohok! Pemuda Ini Sindir Cewek Viral Minta Cleaning Service Bersihkan Sepatunya: Bukan Sepatu, Hati Anda yang Kotor
-
Terpopuler: Video Viral Pelajar Rela Buka Hijab, Reaksi Kepala Sekolah Liat Siswa SMA Full Makeup Tak Terduga
-
Niat Hati Nabung Buat Beli Sepeda Motor, Perempuan Ini Harus Relakan Uangnya yang Hancur di Celengan
-
Petugas Koperasi Kabur Gegara Dikejar Ibu-ibu Bawa Pisau, Diduga Ngamuk Akibat Ditagih Utang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat