Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) ikut dalam kegiatan London Tech Week, yaitu acara tahunan dan event teknologi terbesar Inggris, yang dihadiri oleh lebih dari 20 ribu peserta, yang terdiri dari pemimpin pemerintahan dan perusahaan global, perusahaan rintisan, investor, modal ventura hingga perusahaan teknologi.
Pada rangkaian kegiatan ini, tepatnya pada sesi peluncuran Handbook Smart Cities for Indonesia, Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid hadir memberikan paparan terkait peran Telkom dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan melalui solusi Smart City, khususnya di Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid tersebut, perwakilan dari Department for International Trade UK Government dan ARUP, perusahaan multinasional Inggris yang bergerak di bidang konstruksi, arsitektur, dan desain interior.
Dalam sambutannya, Fajrin menyampaikan, Indonesia adalah negara dengan potensi ekonomi digital yang sangat besar. Hal ini didukung dengan penggunaan internet di Indonesia yang tumbuh pesat, bahkan menjadi tertinggi di Asia Tenggara.
“Transformasi digital menjadi komponen yang memainkan peran penting untuk pembangunan Indonesia yang berkelanjutan ke depan. Digitalisasi Indonesia dapat mendorong peningkatan produktivitas nasional, membuka lebih banyak peluang kerja, menciptakan efisiensi dan layanan yang lebih baik, serta meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan layanan terbaik,” ungkap Fajrin.
Menurutnya, Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi pelat merah tentunya mendukung penuh upaya pemerintah, khususnya dalam mendorong digitalisasi di berbagai aspek. Dengan infrastruktur yang andal dilengkapi produk dan layanan yang beragam, Telkom hadir menciptakan lingkungan digital, mengembangkan masyarakat digital dan mengakselerasi ekonomi digital melalui tiga domain yaitu connectivity, platform, dan services.
Salah satu dukungan digitalisasi yang diberikan Telkom tersebut adalah solusi Smart City untuk kota dan kabupaten di Indonesia, yang merupakan salah satu dari digital services yang dikembangkan.
Smart City adalah solusi yang ditawarkan Telkom untuk mengakselerasi kota dan kabupaten menjadi kawasan yang cerdas dan modern. Ada pilar utama dalam pengembangan Smart City Telkom, antara lain Smart Infrastructure, Smart Integrated City Ecosystem Management, dan Smart Solution.
“Saat ini, solusi Smart City Nusantara yang dirancang Telkom tengah diimplementasikan pada pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Selain menyediakan layanan konektivitas terbaik, TelkomGroup juga akan menghadirkan solusi digital terbaik melalui pembangunan Intelligent Data Center dengan Smart & Intelligent Network Security, sehingga mendorong terwujudnya IKN Nusantara menjadi smart city dengan layanan digital terbaik dan tingkat keamanan siber yang tinggi,” tambah Fajrin.
Baca Juga: Sambut HUT ke-57, Telkom Hadirkan Anniversafari Telkom Indonesia
Selain menjadi pembicara dalam event London Tech Week, Fajrin yang didampingi Vice President Digital Business Strategy and Governance Telkom Riza A. N. Rukmana juga melaksanakan pertemuan bilateral dengan Managing Director Singapore Economic Development Board Jacqueline Poh dan Head of Strategy Startup Genome, Stephan Kuester.
Pada pertemuan tersebut, Telkom berdiskusi sekaligus menjajaki peluang kerja sama di bidang agrikultur dan ekosistem startup. Fajrin juga berkesempatan untuk bertatap muka dengan Staf Khusus Perdana Menteri Inggris Urusan Bisnis Danielle Dove di kantor PM Inggris Downing Street No. 10.
Pada pertemuan yang berlangsung di ruangan Margareth Thatcher tersebut, Fajrin menyampaikan aspirasi dan harapan agar para investor Inggris dapat melihat Indonesia dengan segala potensi besarnya.
“Kegiatan London Tech Week 2022 ini menjadi momen dan peluang yang baik Telkom untuk memperkenalkan kekuatan Telkom dan juga Indonesia ke publik internasional. Tentunya Telkom pun sangat terbuka dengan berbagai kolaborasi dengan potential partner maupun investor. Semoga partisipasi Telkom dalam kegiatan ini dapat membuahkan hasil yang baik untuk pengembangan bisnis digital perusahaan,” tutup Fajrin.
Berita Terkait
-
Kunjungi Pameran Teknologi di Balairung UGM, Presiden Jerman Pertanyakan Soal Peran Para Profesor dari Negaranya
-
Uji Coba Angkutan Penumpang Berbasis Listrik Terintergrasi
-
Presiden Jerman Puji Perkembangan Teknologi dan Populasi Generasi Muda Indonesia
-
Kemnaker Sambut Positif Kerja Sama Indonesia dengan Singapura di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
-
Qualcomm: Pemanfaatan Teknologi 5G di Sektor Komersial Adalah Keniscayaan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak