Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir irit bicara terkait pertemuannya dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo di kantor Kemenhan. Ia dengan tegas membantah ada obrolan terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dalam pertemuan tersebut.
Awalnya, Erick Thohir sempat menolak menjawab ketika ditanya pertemuannya dengan Prabowo. Bahkan ia melemparkan pertanyaan itu ke Prabowo.
Itu terjadi ketika dirinya usai menghadiri sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/6/2022).
"Itu ada pak Prabowo," kata Erick sambil menunjuk ke arah dalam Istana.
"Nanti-nanti," sambungnya.
Kemudian, Erick kembali ditanya soal isi dari pertemuannya dengan mantan Danjen Kopassus tersebut. Awak media menanyakan soal adanya perbincangan Pilpres 2024 di dalamnya.
Pertanyaan awak media langsung dibantah oleh Erick.
"Mana ada. (Membicarakan) industri pertahanan."
Sebelumnya, Erick Thohir mengumumkan pertemuan itu melalui akun Instagram pribadinya. Pertemuan itu dikemas dalam sebuah video.
Baca Juga: 6 Film Populer yang Dibintangi Gal Gadot
"Diskusi terbuka dengan pak @prabowo di Kementerian Pertahanan RI. Ayo tebak lagi berdiskusi soal apa?," tulis Erick, Minggu (19/6/2022).
Berita Terkait
-
Erick Thohir Yakin dengan Dukungan Para Ulama dan Santri, Acara Satu Abad NU Berlangsung Sukses
-
Pengamat Usul NasDem Tak Usung Anies di Pilpres 2024, Lebih Cocok Erick Thohir
-
PKPU Direspon Positif Kreditur, Bukti Kongkrit Kinerja Menteri Erick Selamatkan Garuda
-
Di Sumsel Menteri Erick Thohir Kenalkan E-Troopers, "Social Healing" Saat Pandemi
-
Menang PKPU, Erick Thohir Optimis Garuda Indonesia Berkembang Lebih Baik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?