Suara.com - Sama seperti Provinsi lain di Pulau Jawa, Pendaftaran Peneriman Peserta Didik Baru atau PPDB jenjang SMA/SMK Negeri di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atau Jogja juga tengah berlangsung. Lantas kapan PPDB SMA Jogja 2022 dibuka?
Adapun saat ini, PPDB Jogja 2022 untuk jenjang SMA telah memasuki tahapan pengajuan akun dan pengambilan PIN atau token. Tahapan ini akan dibuka selama tiga hari, yakni pada tanggal 21-24 Juni 2022. Sebelumnya, rangkaian proses verifikasi dan input data sudah dimulai sejak 30 Mei 2022 lalu.
Peserta harus melakukan proses pengajuan akun terlebih dahulu untuk kemudian mereka akan mendapatkan token pendaftaran. PIN/Token ini digunakan untuk mengaktivasi akun saat mengikuti proses seleksi PPDB SMA Jogja 2022 nanti.
Cara Pengajuan Akun PPDB SMA/SMK Jogja 2022
Melansir dari laman PPDB, sebelum melakukan pengajuan akun, peserta harus menyiapkan scan atau soft file dari berkas-berkas persyaratan yang diperlukan. Berkas yang dimaksud, antara lain yaitu ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dan Kartu Keluarga (KK).
Selanjutnya peserta dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
• 1. Masuk ke laman https://yogyaprov.siap-ppdb.com/.
• Pilih jenjang SMA atau SMK, sesuai dengan yang diinginkan.
• Pilih jalur antara Zonasi DIY, Afirmasi, Perpindahan Tugas, atau Prestasi, sesuai yang diinginkan siswa.
Baca Juga: PPDB di Gunungkidul Terkendala Jaringan Internet
• Klik menu "Daftar" lalu pilih menu berwarna oranye yang bertuliskan "Ajuan Akun".
• Isi data diri yaitu NISN, sekolah asal, jenis lulusan, tahun lulus, dan masukkan kode keamanan yang telah tertera. Kemudian, pilih "Lanjutkan".
• Selanjutnya, lengkapi biodata siswa, nilai rapor, nilai prestasi, dan status perpindahan tugas/afirmasi atau anak guru, lalu klik "Lanjutkan".
• Unggah berkas persyaratan yaitu KK dan ijazah/SKL dengan maksimal ukuran masing-masing sebesar 1 MB. Jika sudah selesai, klik "Lanjutkan".
• Periksa kembali semua data yang telah diisi tadi lalu centang pernyataan persetujuan. Jika sudah, lanjutkan proses pengajuan akun dengan pilih menu "Lanjutkan".
• Kemudian laman PPDB akan menampilkan data peserta yang terdiri dari nama, nomor, dan juga kode verifikasi atau token.
Berita Terkait
-
Hari Kedua Rakernas PDIP: Bahas Strategi Pemenangan Pemilu Hingga Agenda Pro Wong Cilik
-
PPDB di Gunungkidul Terkendala Jaringan Internet
-
SDN Banyurejo 4 Tak Sendirian, Ada Delapan SD di Sleman yang Minim Peminat
-
Disdikbud Metro Janji tak Ada Jual Beli Bangku di PPDB SD dan SMP
-
PPDB SMA/SMK di DIY Sudah Dibuka, Cermati Setiap Tahapannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK