Selang setahun, Tri menjadi Komandan Grup A Paspampres pada tahun 2018-2019. Ia kemudian dipercaya memegang tongkat komando sebagai Komandan Korem 052/Wijayakrama pada tahun 2019-2020. Di tahun yang sama, Tri kembali lagi ke lingkungan Kopassus dan menjabat sebagai Wadanjen Kopassus pada tahun 2020-2021.
Di tanggal 2 Agustus 2021 lalu, Tri Budi Utomo menjadi satu di antara perwira tinggi yang turut mendapatkan promosi jabatan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Ia diangkat menjadi Komandan Danpaspampres yang menggantikan Mayjen TNI Agus Subiyanto sampai sekarang.
3. Pernah Kawal Jokowi ke Afganistan
Saat menjadi Komandan Grup A Paspampres, Tri Budi Utomo selalu melakukan pengawalan perjalanan Jokowi. Baik saat Presiden melakukan kunjungan di dalam negeri maupun luar negeri.
Satu di antara sejumlah kegiatan pengawalan yang dilakukan oleh Tri Budi Utomo antara lain yaitu saat Jokowi mengunjungi negara Afganistan di tahun 2018 yang kala itu tengah dilanda konflik perang berkepanjangan.
Saat kunjungannya ke Afganistan, hanya Tri Budi Utomo dan juga Danpaspampres saat itu, Mayjen TNI Suhartono, serta Paspampres mengantar Jokowi yang mengenakan rompi antipeluru.
Pada saat itu, Jokowi juga mendapatkan katah rompi antipeluru, namun ia memilih tak mengenakannya. Tindakan itu kemudian diikuti oleh para menteri yang juga ikut berkunjung ke Afganistan.
4. Dipercaya Kawal Jokowi ke Rusia dan Ukraina
Saat ini Tri Budi Utomo kembali dipercaya untuk mengawal Jokowi berkunjung ke negara yang tengah berseteru, Ukraina dan Rusia. Berbagai persiapan juga telah dilakukan Tri Budi Utomo, salah satunya yautu dengan menerjunkan sebanyak 39 personel Paspampres.
Baca Juga: PP Muhammadiyah Apresiasi Misi Berani Jokowi Damaikan Rusia-Ukraina
Tri Budi Utomo mengungkapkan, personel Paspampres yang diterjunkan dalam kunjungan itu terdiri dari sejumlah pasukan elite TNI dari Kopassus (TNI AD), Kopaskhas/Kopasgat (TNI AU), dan Detasemen Jalamagkara/Denjaka (TNI AL).
Nah itu tadi profil Mayjen Tri Budi Utomo Komandan Paspampres (Danpaspampres). Semoga menambah informasi!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK