Suara.com - Wakil Ketua MPR Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid berharap dengan disahkannya tiga RUU Daerah Otonomi Baru (RUU DOB) menjadi undang-undang, dapat menghadirkan wakil rakyat yang berpihak pada Papua. Kuhusnya dalam mensejahterakan rakyat Papua.
Sehingga kata Hidayat, tak ada celah bagi kelompok separatis di tiga daerah otonomi baru Papua.
"Sehingga tidak ada lagi celah hadirnya separatis yang mungkin mengiming-imingi dengan dalih kesejahteraan," ujar Hidayat di DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (2/6/2022).
Diketahui tiga RUU yang sudah disahkan adalah RUU Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan Tengah.
Hidayat menyebut dengan adanya tiga daerah pemekaran, pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersinergi dalam membangun daerah.
Selain itu kata Hidayat, RUU DOB diharapkan dapat menghadirkan para wakil rakyat yang ingin memajukan daerahnya.
"Mudah-mudahan sekali lagi akan semakin fokus untuk pemerintah pusat dan daerah bersatu padu menghadirkan anggaran untuk membangun daerah untuk menghadirkan wakil rakyat yang betul betul memajukan daerahnya," tutur Hidayat.
Dengan pemekaran tersebut, Hidayat juga berharap Papua semakin kokoh dengan NKRI.
"Supaya dengan cara itu sekali lagi, Papua semakin kokoh bersama dengan NKRI," katanya.
Baca Juga: Dipuji usai DPR Sahkan RUU DOB, Bupati Willem Wandik: Kami Orang Papu Terima Kasih ke Bapak Jokowi
Berita Terkait
-
DPR Sahkan RUU DOB Papua jadi UU, Pengamat: Bukan Hanya Regulasi, Butuh Aksi Nyata Pemerintah
-
Dipuji usai DPR Sahkan RUU DOB, Bupati Willem Wandik: Kami Orang Papu Terima Kasih ke Bapak Jokowi
-
RUU DOB Disahkan, Papua Kini Resmi Punya 3 Provinsi Baru
-
DPR Sahkan RUU DOB, Papua Kini Punya 3 Provinsi Baru: Papua Selatan, Papua Tengah Dan Papua Pegunungan
-
Tiga RUU DOB Papua Segera Disahkan pada 30 Juni 2022, Pengambilan Keputusan Tingkat I Dilakukan Selasa Besok
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
-
Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review