Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya di Pemprov DKI Jakarta bakal memperketat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini dilakukan setelah pemerintah menaikan status PPKM Jakarta jadi level 2.
Riza mengatakan pihaknya akan menerapkan pembatasan sosial sesuai dengan aturan PPKM yang diatur pemerintah pusat. Sejumlah pelonggaran dalam aktivitas masyarakat ketika PPKM level 1 bakal diperketat.
"Kami akan berlakukan PPKM level 2 di kota Jakarta tanggal 5 sampai 1 Agustus melakukan pembatasan operasional dan kapasitas dan akan kami sesuaikan dengan ketentuan PPKM," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/7/2022).
Selama masa PPKM level 2, Politisi Gerindra ini mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
"Yang penting masyarakat demgan adanya peningkatan Covid. kami minta masyarakat harus hati-hati lagi lebih waspada lagi mari kita laksanakan protkes, disiplin patuh," ucapnya.
Riza juga meminta masyarakat yang belum melakukan vaksin dosis ketiga atau booster untuk segera melakukannya. Apalagi nantinya pemerintah akan menerapkan vaksin booster sebagai syarat perjalanan.
"Mari ajak keluarga siapa pun di lingkungan kita untuk segera berbondong-bondong mendapatkan vaksin ketiga (booster) biar semua tenang."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget