Suara.com - Ribuan emak-emak dan Ustadzah melakukan dzikir dan doa bersama untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029. Kegiatan spiritual itu dilakukan oleh relawan Mak Ganjar yang berasal dari DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).
Doa bersama digelar begitu khusyuk. Para emak-emak kompak mengenakan gamis berwarna senada yaitu putih.
Koordinator wilayah Mak Ganjar Jabodetabek, Dr Evi Navisah, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar secara spiritual agar perjalanan Ganjar menjadi Presiden Indonesia dapat berjalan dengan baik, dimudahkan, lancar dan sukses.
"Doa ini adalah bagian dari ikhtiar kami Mak Ganjar Jabodetabek, karena bagiamanapun perjuangan, ikhtiar harus dibarengi dengan doa. Kita memohon kepada Allah SWT supaya Pak Ganjar jadi Presiden 2024," kata Evi di Gedung Sekar Wijaya Kusuma, Ceger Cipayung, Jakarta Timur.
Menurut Evi, kegiatan itu merupakan tindaklanjut usai melakukan deklarasi dukungan kepada orang nomor satu di pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Evi menyatakan kedepan bakal ada kegiatan positif lainnya yang dihelat diberbagai wilayah di Jabodetabek. Disamping gerakan melalui media sosial untuk mensosialisasikan Ganjar.
"Kami akan berkeliling pelosok Jakarta, ke wilayah Jabodetabek, dalam rangka bersatu padu menggalang dukungan kepada Ganjar," ucapnya.
Evi mengajak kaum perempuan khususnya Emak-emak di Indonesia untuk mendukung Ganjar. Sebab, Ganjar dinilai yang peduli pada kaum Emak, terutama pada kebutuhan pokok yang terjangkau dan stabil.
Terlebih, lanjut Evi, Ganjar selalu menduduki urutan pertama dalam berbagai lembaga survei kredibel. Oleh karenanya, harapan untuk kesejahteraan untuk kaum Emak dinilai akan segera terwujud.
Baca Juga: Anak-anak Muda yang Tergabung Dalam OMG Jabar Beri Dukungan untuk Ganjar
"Kemanangan Ganjar jadi Presiden Indonesia adalah kemangan juga bagi Emak-emak," tegasnya.
Acara dzikir, pembacaan surat Yasin dan doa dipimpin oleh Dr Hj Uthari Salman Faris MA. Uthari yang menimpin doa agar Ganjar menjadi Presiden Indonesia di tahun 2024.
"Mari kita mencari keberkahan dzikir dan surat Yasin, supaya hajat kita, keinginan rakyat Indonesia dan doa kita untuk Pak Ganjar bisa jadi Presiden 2024," ucapnya.
Salah seorang peserta dzikir dan doa bersama, Marhamatul Awaliyah, mengatakan kegiatan ini harus terus dilakukan supaya jalan Ganjar menjadi presiden di ridhoi Allah SWT.
"Kegiatan ini sangat bagus, ini bisa menginspirasi banyak masyarakat, jadi enggak cuma dunia aja yang dikejar, tapi akhirat juga," ucap qori nasional yang sering juara tersebut.
Marhamatul sendiri menyatakan dukungan kepada Ganjar. Sebab, Ganjar dinilai sebagai pemimpin yang sangat baik, jujur, pintar dan bertanggungjawab.
"Semoga sukses dan sehat selalu untuk Pak Ganjar," ujar warga Tangerang tersebut.
Pembagian santunan bagi anak yatim turut juga diberikan secara simbolis oleh Evi kepada empat orang anak-anak dalam kegiatan tersebut. Tim qosidahan Emak-emak juga turut mewarnai kegiatan tersebut.
Emak-emak yang hadir merupakan Ustadzah, Ibu-ibu Majelis Talim, Ibu rumah tangga, ada yang berprofesi sebagai guru, dosen, pengusaha hingga ibu rumah tangga, swasta, guru hingga dosen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga