Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo didukung ratusan anak muda yang tergabung dalam Orang Muda Ganjar Jawa Barat (OMG Jabar) menjadi presiden RI 2024. Mereka menilai, Ganjar mampu mengatasi permasalahan di masyarakat, terutama soal stunting.
Koordinator Wilayah OMG Jabar, Saepul Rahmat mengatakan, Ganjar mampu menurunkan angka stunting di Jateng secara signifikan. Saepul pun menilai Ganjar juga bisa mengatasi permasalahan stunting di seluruh Indonesia, khususnya di Jabar.
"Di daerah Jawa Barat angka stunting cukup tinggi, ada di angka 24 persen sekian. Kita OMG Jabar konsern dengan mengatasi masalah-masalah stunting. Begitu juga Bapak Ganjar Pranowo di daerahnya," kata Saepul di Awana Resort, Jalan Raya Ciwidey - Rancabali KM. 11, Patengan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jabar.
Lebih lanjut, Saepul menyebut relawan OMG Jabar mengagumi sosok Ganjar yang tegas, jujur, dan adil. Saepul mengatakan, pihaknya akan berkomitmen mensosialisasikan Ganjar ke masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, seperti pelatihannUMKM dan bakti sosial.
"Tentunya kita OMG Jabar ini mengutamakan kepercayaan kepada masyarakat dan tentunya percaya kepada Bapak Ganjar Pranowo dengan cara melaksanakan seperti bakti sosial dan pemberian-pemberian," tuturnya.
"Tapi bakti sosial tidak hanya dirasakan sementara, OMG ini berfokus bagaimana caranya bantuan dari relawan ini mampu mencukupi kebutuhannya sehari-hari," sambung Saepul.
Saepul berharap, ke depannya Ganjar akan terus menggalakan penyelesaian masalah terkait stunting di masyarakat. Saepul juga berharap Ganjar bisa terpilih menjadi presiden di 2024 nanti.
"Semoga Bapak Haji Ganjar Pranowo mencalonkan diri sebagai presiden di 2024 dan doanya kita dari relawan OMG jabar ini di Pilpres 2024 nanti bisa memperpanjang tangan masyarakat untuk Bapak Ganjar Pranowo," imbuhnya.
Selain deklarasi, relawan OMG Jabar juga menggelar seminar 'Mencegah Stunting Ciptakan Generasi yang Gemilang' dan cek kesehatan gratis. Sebanyak 200 relawan yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum mengikuti kegiatan ini.
Baca Juga: Gibran Desak Ganjar Pranowo Beri Keputusan Bangun SMA Negeri di Wilayah Pasar Kliwon
Sebagai informasi, Ganjar berhasil menurunkan angka stunting di Jateng hingga 20 persen pada tahun 2021. Hal itu disampaikannya usai acara peringatan Hari Keluarga Nasional.
"Alhamdulillah kemarin kita bisa turun mencapai angka 20 persen ya," kata Ganjar di Desa Watukumpul, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jateng.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI
-
Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini
-
4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih