Suara.com -
Jaksa eksekutor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan uang ke kas negara mencapai Rp5,3 miliar. Uang itu didapat dari pembayaran uang pengganti dan uang denda terpidana korupsi eks Menteri ESDM Jero Wacik.
Jero Wacik kekinian masih menjalani masa hukuman atas perkara korupsi Dana Operasional Menteri (DOM) dan penerimaan gratifikasi.
"KPK telah menyetorkan ke kas negara sejumlah Rp5,3 Miliar dari penagihan uang denda dan uang pengganti terpidana Jero Wacik," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (7/7/2022).
Ali menjelaskan bahwa terpidana Jero Wacik membayar uang kewajiban berdasarkan putusan pengadilan dengan cara mengangsur dan lunas dibayarkan melalui rekening penampungan KPK .
Ali menegaskan KPK terus berkomitmen melakukan penagihan uang denda maupun uang pengganti kepada para terpidana korupsi atas putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
"Sehingga upaya asset recovery bisa lebih optimal," imbuhnya
Dalam putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) hukuman Jero Wacik diperberat menjadi delapan tahun penjara, seperti dikutip laman MA pada Oktober 2016 lalu. Dimana, pada putusan tingkat pertama Jero Wacik dihukum empat tahun penjara.
Selain pidana badan, Jero Wacik juga harus membayar denda sebesar Rp300 juta subsider enam bulan penjara. Untuk uang pengganti Jero Wacik harus membayar mencapai Rp5.073.031.442 subsider dua tahun penjara.
Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri: Koruptor Lebih Takut Dimiskinkan daripada Dipenjara
Berita Terkait
-
Ketua KPK Digugat ke PTUN Medan, Begini Masalahnya
-
Ketua KPK Firli Bahuri: Koruptor Tidak Kapok Dihukum, Tapi Kapok Kalau Dikenai TPPU
-
Koruptor Lebih Takut Miskin Ketimbang Penjara, Ketua KPK: Orang Tidak Takut Dihukum Badan
-
Serukan Jerat Koruptor Pakai Pasal TPPU, Ketua KPK Firli Bahuri: Orang Tak Kapok Dihukum, Tapi Takut Dimiskinkan!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya