Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merencanakan kegiatan rutin untuk ibu-ibu kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tiap tahun di Jakarta International Stadium (JIS). Padahal, masa jabatannya sebagai Kepala Daerah akan berakhir empat bulan lagi pada Oktober 2022 mendatang.
Hal ini disampaikan Anies saat memberikan sambutan dalam acara apresiasi peran kader PKK bertajuk Jakarta Menyapa bersama puluhan ribu kader PKK Provinsi DKI Jakarta di JIS, Jakarta Utara, Sabtu (17/7) malam. Menurutnya, bisa mengumpulkan puluhan ribu kader PKK ibu kota di satu tempat adalah suatu capaian.
"Kami menyadari pencapaian ini adalah kolaborasi yang luar biasa. Kami sangat berbangga dan mari berikan tepuk tangan untuk mereka. Oleh karena itu, atas nama Pemprov DKI Jakarta, kami mengucapkan selamat datang di JIS," kata Anies di lokasi.
"Jadikan ini pertemuan pertama tapi bukan pertemuan yang terakhir, menjadi kegiatan rutin setahun sekali," tambahnya.
Ditanya lebih lanjut soal rencananya itu, Anjes menyebut sebenarnya mengumpulkan kader PKK tidak hanya bisa dilakukan di JIS saja. Namun, stadion kandang klub sepak bola Persija Jakarta ini memiliki kapasitas besar dengan fasilitas mumpuni.
Bahkan, Anies memperkirakan sekitar 100 ribu kader PKK bisa dikumpulkan di tempat ini.
"Di mana saja bisa. Cuma, kan tempatnya yang cukup di sini. Kader PKK kan ada 100 ribu lebih, salah satu tempatnya di sini supaya mereka ketemu setahun sekali, bisa berinteraksi dan sekaligus masyarakat Jakarta tahu, inilah orang-orang yang berjasa," ucapnya.
Dalam acara ini, Pemprov DKI juga meluncurkan dashboard Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK, Data Carik Jakarta, dan Peresmian Pusat Pelayanan Keluarga (PUSPA). Ada juga pemberian piagam penghargaan pengabdian kepada 70 kader PKK se-Provinsi DKI Jakarta dan 2 penghargaan khusus, yakni Pengabdian Adhi Bhakti Madya 15 tahun berjumlah 42 orang dan Pengabdian Adhi Bhakti Utama 25 tahun berjumlah 28 orang.
TP PKK DKI Jakarta juga berhasil meraih rekor MURI atas pelaksanaan pendataan keluarga secara satu pintu terbanyak oleh kader PKK yang disampaikan dalam acara ini.
"Capaian ini menandakan kolaborasi yang luar biasa. Menggunakan aplikasi, tercatat 7,9 juta data individu dan ini dipakai untuk kita (Pemprov DKI) mengambil keputusan."
Berita Terkait
-
Kenang Ratna Ningsih Yang Ingin Kumpulkan Ibu PKK Sebelum Wafat, Istri Anies: Tak Disangka Acaranya Di JIS
-
Kerap Ditunda, Akhirnya Pemprov DKI Pastikan Grand Launching JIS Digelar 24 Juli
-
Anies Baswedan Ganti Dirut PAM Jaya dan Pasar Jaya Jelang Akhir Swastanisasi Air
-
Menilik Lagi 4 Cara Anies Baswedan Atasi Banjir Dalam Janji Kampanyenya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA