Suara.com - Berikut profil Habib Rizieq Shihab menyusul kabar dirinya yang bebas bersyarat hari ini Rabu (20/7/2022). Habib Rizieq bebas setelah sekitar 1,5 tahun mendekam di penjara.
Rizieq dalam putusan hakim dijerat atas dua tindak pidana terkait Kekarantinaan Kesehatan berdasarkan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
Selanjutnya, ia juga dijerat tindak pidana menyiarkan berita palsu berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan tentang Hukum Pidana.
Lantas, bagaimana profil Habib Rizieq Shihab? Simak informasinya di bawah ini.
Profil Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq lahir dengan nama Muhammad Rizieq Shihab di Jakarta pada 24 Agustus 1965. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Habib Hussein bin Muhammad Shihab dan Syarifah Sidah Alatas.
Kedua orangtuanya adalah orang Betawi keturunan Hadhrami. Sang ayah, Habib Hussein merupakam salah seorang pendiri Gerakan Pandu Arab Indonesia yang didirikan pada 1937 bersama teman-temannya.
Habib Rizieq Shihab menikahi Syarifah Fadhlun bin Yahya pada 11 September 1987. Dari pernikahannya, ia dikaruniai tujuh anak, yaitu Rufaidah Shihab, Humaira Shihab, Zulfa Shihab, Najwa Shihab, Mumtaz Shihab, Fairuz Shihab, dan Zahra Shihab
Pendidikan Habib Rizieq Shihab
Baca Juga: Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Sebulan Sekali Harus Lapor Diri
Setelah lulus sekolah dasar pada tahun 1975 di SDN 1 Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rizieq melanjutkan pendidikan ke SMP 40 Pejompongan, Jakarta Pusat.
Jarak antara sekolah dengan rumah yang terlalu jauh, ia dipindahkan ke SMP Kristen Bethel Petamburan dan lulus tahun 1979. Ia lalu mengenyam pendidikan di SMA Negeri 4 Jakarta di Gambir, namun lulus dari SMA Islamic Village Tangerang pada tahun 1982.
Pada tahun 1983, Habib Rizieq mengambil kelas bahasa Arab di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA). Setelah satu tahun, ia menerima tawaran beasiswa dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk kuliah di Arab Saudi.
Ia pun memilih program sarjana jurusan Studi Agama Islam (Fiqih dan Ushul Fiqh) ke Universitas Raja Saud. Usai kuliah selama empat tahun, pada tahun 1990, Habib Rizieq dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude.
Habib Rizie pernah mengambil program S2 di Universitas Islam Internasional Malaysia selama satu tahun. Lalu, ia kembali ke Indonesia sebelum magisternya selesai lantaran masalah biaya.
Selang beberapa tahun, akhirnya ia mampu melanjutkan kuliah di bidang Syari'ah dan meraih gelar Master of Arts (M.A.) pada tahun 2008 di Universitas Malaya.
Berita Terkait
-
Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Sebulan Sekali Harus Lapor Diri
-
Bahagia dengan Kebebasan Habib Rizieq Shihab, Pengasuh Ponpes Al-Bahjah: Hari Ini Seperti Hari Raya Bagi Kami
-
Habib Rizieq Shihab Bebas Penjara dan Tiba di Rumah Petamburan, Dokumentasi Dilarang
-
Keluar Penjara, Habib Rizieq Disambut Keluarga: Alhamdulillah Tiba di Rumah
-
Politikus PPP: Tak Perlu Ada yang Dikhawatirkan Setelah Rizieq Shihab Bebas Bersyarat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra