Suara.com - Lembaga survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden pengganti Presiden Jokowi di 2024. Hasilnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih mendominasi dari sejumlah tokoh lainnya.
Peneliti ARSC Bagus Balghi memaparkan, pihaknya melempar pertanyaan secara tertutup kepada responden soal siapa akan dipilih dari nama-nama yang tersedia sebagai presiden menggantikan Presiden Jokowi di 2024.
"Siapakah yang menjadi presiden 2024 nantinya menggantikan Joko Wiidodo, publik menilai Ganjar 26,69 persen. Kemudian dilanjutkan Anies Baswedan 19,18 persen, Prabowo Subianto 11,18 persen," kata Bagus dalam paparannya secara daring, Rabu (20/7/2022).
Kemudian pada urutan keempat ada nama Ridwan Kamil dengan 7,18 persen serta di urutan kelima ada nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 3,59 persen.
"Secara berurutan ada Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono, Erick Thohir, Puan Maharani, Andika Perkasa dan lainnya," tuturnya.
Ia juga menambahkan, dari survei tersebut sebanyak 12,94 persen responden menjawab tidak tahu dan tidak menjawab 5,63 persen.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 21 Juni hingga 5 Juli 2022. Jumlah sampel 1,225 responden,terbagi secara proposional berdasarkan jumlah pemilih (penduduk usia dewasa) yang tercatat pada Pemilu 2019.
Sampel ditentukan dengan acak bertinhkat atau Multistage Random Sampling. Dengan margin of error +/- 2,8 persenpada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca Juga: Survei LANSKAP Capres 2024: Ganjar Unggul di Jateng, Prabowo Mendominasi di Jatim
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel