Suara.com - Penipuan melalui pesan singkat memang sering kali terjadi. Kebanyakan korban diminta untuk transfer sejumlah uang atau memberikan pin ATM mereka.
Hal ini juga terjadi pada perempuan yang videonya viral di media sosial.
Video yang salah satunya diunggah oleh akun Instagram @mintulgemintul itu menunjukkan bahwa dua orang salah satunya perempuan memasuki mesin ATM.
Keduanya bertelfon dengan orang tak dikenal yang memintanya untuk melakukan transaksi melalui mesin ATM.
Mengetahui ada hal yang mencurigakan, satpam bank mengikuti dua orang tersebut untuk menolong mereka dari penipuan.
Namun bukannya mendapatkan terima kasih, satpam malah ngeyel kepada satpam.
"Tak percaya jika ia sedang ditipu, Ibu ini tak mau mendengarkan perkataan satpam Bank BRI," tulis akun Instagram @mintulgemintul.
"Ibu ini tergiur setelah mendapat sms sebagai pemenang undian, ibunya pun menuruti semua permintaan penipu tersebut," tambahnya.
Penipu Marah Karena Tahu Ada Satpam
Baca Juga: Kamu Bakalan Muntah Jika Berada dalam Angkot Ini
Pada video yang beredar tersebut, dua orang perempuan sedang bertelfon dengan orang yang memintanya melakukan transaksi.
Satpam yang merasakan kecurigaan masuk menuju tempat ATM, namun saat penipu mengetahui ada satpam di dekat korban, penipu langsung meminta mereka menjauh.
Penipu meminta dua perempuan tersbeut memasukkan nomor tertentu di mesin ATM.
Satpam yang mendengar karena telfon di loudspeaker langsung meminta agar dua perempuan tersebut tidak menuruti permintaan penipu.
"Jangan ibu jangan," ungkap si satpam.
Namun perempuan yang transaksi itu tak mengindahkan pernyataan si satpam dan terus mendengarkan penipu.
Berita Terkait
-
Viral Pria di Serang Ancam Gantung Anak Kandung Jika Istri Tak Mau Rujuk
-
Kocak! Lagi Wisuda Online, Wisudawan Malah Ketiduran
-
Viral Video Pemuda di Tasikmalaya Ngamuk saat Ditilang, Begini Tanggapan Polisi
-
Viral Video Puluhan Anak Pesantren Tidur di Teras Tanpa Kasur, Warganet: Semoga Dapat Berkah
-
Kamu Bakalan Muntah Jika Berada dalam Angkot Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil