Suara.com - Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit mirip Presiden Jokowi. Ahli telematika ini pun diperiksa oleh Polda Metro Jaya dan terancam hukuman penjara hingga 6 tahun.
Selama proses pemeriksaan, sososk Roy Suryo mendapatkan perhatian gegara keluar dengan lemas. Roy Suryo tampak keluar dengan menggunakan kursi roda hingga dipapah dalam pemeriksaan pertama pada Jumat (22/7/2022) lalu.
Lalu dalam pemeriksaan kedua, Kamis (28/7/2022), lagi-lagi Roy Suryo terlihat tidak sehat. Ia datang dengan kondisi memakai penyangga leher. Kuasa hukumnya, Elza Syarief mengungkap bahwa kliennya memang sedang tidak sehat, namun tetap hadir dalam pemeriksaan kasus meme ini.
Selain menggunakan kursi roda hingga penyangga leher, Roy juga diketahui mengidap beberapa penyakit hingga sempat dilarikan ke rumah sakit. Berikut deretan penyakit Roy Suryo.
1. Darah tinggi
Roy Suryo diketahui memiliki riwayat penyakit tinggi bahkan mencapai 160/90. Penyakit ini menjadi penyebab utama dirinya harus berjalan dibantu kursi roda.
Saat pemeriksaan, tampak Roy Suryo pucat pasi dan dipapah oleh petugas untuk bisa keluar dari ruangan pemeriksaaan.
2. Asam Lambung
Tak hanya itu, Elza juga mengungkap bahwa Roy juga punya riwayat asam lambung. Kasus yang menimpanya membuat asam lambung Roy kambuh dan membuat tubuhnya begitu lemah.
Kepada Elza, Roy mengaku merasa kesakitan di bagian ulu hati dan kepalanya pusing.
3. Diabetes
Komplikasi penyakit juga diderita oleh Roy, yang ternyata turut merembet ke penyakit diabetes atau gula. Ia diketahui sempat muntah-muntah dan pingsan saat menjalani pemeriksaan pada Jumat (22/07/2022) lalu.
Sang istri juga sempat mengaku kepada Elza Syarief bahwa suaminya kesulitan tidur, usai dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena kasus unggahan meme stupa Candi Borobudur yang mirip dengan Presiden Jokowi.
Roy sendiri tidak banyak bicara soal mengapa dirinya menggunakan penyangga leher dalam pemeriksaan terakhir. Namun ia hanya menjawab akan menjelaskan apa yang terjadi nanti.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Terpopuler: ACT Potong Dana Donasi Rp 450 Miliar, Angka Putus Sekolah Siswa SD di Jakarta Tertinggi di Indonesia
-
Tak Buru-buru Tentukan Pilihan di Pilpres 2024, Relawan Jokowi Diminta Bantu Pemerintah Hadapi Potensi Resesi
-
Cari Inspirasi untuk IKN, Menteri PUPR Studi Banding ke Korsel
-
Bertemu Presiden Jokowi di Korea, Shin Tae-yong: Banyak Berbicara Tentang Sepak Bola
-
Alasan Polda Metro Jaya Tidak Menahan Roy Suryo Karena Kooperatif
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis