Suara.com - PDI Perjuangan atau PDIP secara resmi sudah mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (1/8/2022) pagi. Partai berlambang banteng itu mengaku berkas pendaftaran sudah lengkap 100 persen dan pihaknya siap hattrick menang Pemilu.
Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto, mengatakan, bahwa proses pendaftaran sudah berjalan dengan baik. Menurutnya, proses selanjutnya hanya tinggal menunggu verifikasi oleh KPU.
"Sudah, kami lengkap, tentu KPU akan melakukan verifikasi tapi dari kami lengkap 100 persen semuanya yang disarankan," kata Bambang di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022).
Ia mengklaim, sebagai parpol yang unik ketika melakukan pendaftaran ke KPU, dilihat dari jumlah anggota yang didaftarkan. Menurutnya, ada makna tersendiri dari jumlah anggota yang didaftarkan.
"Kami salah satu yang unik dari kami, kami siapkan anggota yang daftarkan adalah 477.777, 4 itu adalah gambaran kursi yang kita rebut kuasa elektoral, 77 itu dalah ultah republik kita," tuturnya.
"Tujuh yang ketiga, Karena kami dari sebagian kita adalah orang jawa, itu adalah berharap menerima pitu, pitulungan. Pitutur yang baik untuk membuat pemilu lebih baik," sambungnya.
Lebih lanjut, kata Bambang, sesuai harapan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri dengan resmi daftarnya PDIP ke KPU, partai berlambang banteng itu ingin menang 3 kali Pemilu atau hattrick.
"Tentu kita tidak bisa berdiri sendiri, tapi harapaan hattrick menjadi komitmen kami semua seluruh jajaran partai karena itu perintah ketua umum dan tentu kita jabarkan sebaik baiknya dan ini harus dipahami, di dalam pemilu tidak ada ruang hampa. Semua akan bergerak untuk merebut dalam satu tujuan yang angka empat tadi," tandasnya.
Baca Juga: Longmarch Dari Diponegoro Ke KPU Untuk Daftar Pemilu 2024, PDIP Gelar Pawai Kebudayaan
Tag
Berita Terkait
-
Longmarch Dari Diponegoro Ke KPU Untuk Daftar Pemilu 2024, PDIP Gelar Pawai Kebudayaan
-
Resmi Daftar Pemilu 2024, Petinggi PDIP Ungkap Makna Sejumlah Angka, Termasuk Soal Pertolongan
-
PDI Perjuangan Bakal Daftar Peserta Pemilu 2024 Pertama
-
PDI Perjuangan Besok Resmi Daftar Pemilu 2024, Bambang Pacul Ungkap Makna Filosofi Angka Tujuh
-
Ikut-ikutan Jokowi Soal Hari Baik, PSI Putuskan Daftar Calon Peserta Pemilu Di Hari Rabu Pon
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai