Suara.com - Masyarakat Indonesia sebentar lagi akan merayakan HUT RI ke-77 pada tanggal 17 Agustus 2022. Kemerdekaan RI ini ditandai pembacaan teks proklamasi yang dilakukan oleh Soekarno. Adapun sejarah Proklamasi Kemerdekaan yakni sebagai berikut.
Diketahui, pembacaan teks proklamasi ini bukan perkara yang mudah. Ada perjuangan dan pengorbanan besar agar bangsa Indonesia terbebas dari penjajahan. Untuk selengkapnya, berikut ini sejarah proklamasi kemerdekaan yang dihimpun dari berbagai sumber.
Sejarah Proklamasi Kemerdekaan
Proklamasi Kemerdekaan RI (Republik Indonesia) dapat dikatakan memiliki sejarah cukup panjang. Jadi, sejarah proklamasi kemerdekaan RI diawali dari peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 15 Agustus 1945. Peristiwa tersebur memperlihatkan adanya konflik antara golongan muda dan tua dalam menentukan waktu proklamasi.
Golongan tua menilai proklamasi kemerdekaan RI akan didapatkan segera. Sedangkan, golongan muda berpendapat bahwa proklamasi harus segera dilakukan mengingat Jepang sudah menyerah pada sekutu.
Hingga akhirnya, golongan muda pun memutuskan membawa Sukarno dan Hatta (golongan tua) untuk diamankan ke Rengasdengklok. Mereka menilai bahwa Sukarno dan Hatta merupakan tokoh penting yang keselamatannya harus dijaga.
Lalu pada tanggal 16 Agustus 1945, akhirnya Sukarno dan Hatta sepakat dan bersedia untuk mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia. Soekarno dan Hatta kemudian dijemput Ahmad Subarjo, kemudian kembali ke Jakarta.
Setibanya tombongan tersebut akhirnya di kediaman Laksamana Maeda di Jl. Imam Bonjol No 1, mereka kemudian melakukan perundingan bersama tokoh-tokoh nasional guna merumuskan teks proklamasi kemerdekaan RI.
Adapun tokoh-tokoh yang berkumpul tersebut yaitu Soekarno, Hatta, Sukarni, Ahmad Subardjo, dan Sudiro, B.M Diah. Pada pukul 4 subuh, teks proklamasi berhasil disetujui. Selanjutnya, naskah proklamasi diketik oleh Sayuti Melik.
Baca Juga: Twibbon 17 Agustus 2022 Terbaru untuk Memeriahkan Hari Kemerdekaan, Cek di Sini!
Pukul 10 pagi (WIB) pada tanggal 17 Agustus 1945, Sukarno yang didampingi Hatta membacakan teks proklamasi yang disaksikan oleh sejumlah orang.
Pada hari yang sama saat pembacaan teks proklamasi, mereka juga melaksanakan upacara pengibaran bendera sang saka Merah Putih dan selesai pukul 11.00 WIB.
Sebagai informasi, berikut ini bacaan teks proklamasi yang dibacakan oleh Soekarno yang didampingi Moh Hatta.
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?
-
Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional