Suara.com - Seorang balita ditemukan meninggal dunia di dalam kamar. Diduga balita tersebut sempat mengalami kekerasan dari ibu kandungnya.
Kejadian tersebut dapat diketahui melalui unggahan akun Instagram @lambeturahkawanua pada Kamis (04/08/22).
Akun Instagram ini juga turut mengunggah video yang menampilkan kondisi balita yang sudah tidak bernyawa.
Balita yang saat itu berkaus singlet biru dan memakai pampers tersebut tergeletak di atas kasur.
Awalnya video tersebut diunggah di Facebook oleh pengasuh balita yang meninggal dunia.
Pengasuh menerangkan bahwa balita tersebut meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu kandungnya.
Ibu kandungnya merasa kesal karena balita tersebut rewel.
Menurut keterangan dari akun pengunggah video, setelah kejadian balita tersebut ditemukan meninggal di dunia di dalam kamar, sang ibu sudah melarikan diri.
Respons Polres Minahasa Utara
Baca Juga: 10 Potret Mayangsari Belanja Bulanan, Bawa Tas yang Harganya Rp45 Juta
Akun Instagram Polres Minahasa Utara juga turut berkomentar dalam unggahan ini.
Polres Minahasa Utara menerangkan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh Kepolisian Sektor Dimembe.
Tersangka sudah diamankan oleh pihak Polsek. Sedangkan saksi-saksi sedang dalam proses penyidikan.
"Selamat sore sobat Polri. Terkait kasus ini sudah ditangani oleh Kepolisian Sektor Dimembe, dan untuk tersangka juga sudah diamankan di Polsek. Untuk saksi-saksi sedang dalam pemeriksaan oleh penyidik dan untuk korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi guna penyelidikan lebih lanjut. Terima kasih damai di hati," komentar @polresminahasautara.
Respons Warganet
"Nggak ada alasan kalau sampai bunuh anak. Mau baby blues sekalipun," kata warganet.
"Kenapa masih ada manusia begini," ujar warganet.
"Apapun alasannya. Mau baby blues atau apapun itu. Tidak membenarkan tindakan ini," terang warganet.
"Hatiku sakit banget lihatnya. Tindakan apapun harus dipertanggungjawabkan. Rest in peace. Apabila ada gejala post partum depression level atasnya baby blues syndrom. Please, langsung butuh penanganan cepat. Jangan anggap remeh mental health," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
10 Potret Mayangsari Belanja Bulanan, Bawa Tas yang Harganya Rp45 Juta
-
Potret Ratu Felisha yang Jadi Trending Topic karena Film Pengabdi Setan 2
-
Profil Eddy Gombloh, Pelawak Senior dan Aktor 'Tiga Janggo' yang Meninggal Hari Ini
-
Aktor Legendaris Eddy Gombloh Meninggal Dunia, Ini 6 Fakta Menarik yang Tak Banyak Orang Tahu
-
Video Viral Pengendara Sepeda Motor Ditilang Polisi Gara-Gara Lewat Jalur Transjakarta, Publik: Apes Deh
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
-
Libur Imlek: Penumpang Whoosh Naik Signifikan hingga 25 Ribu Orang Sehari
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API