Suara.com - Sebanyak tiga kloter terakhir jemaah haji telah berangkat ke Madinah hari ini, Kamis (4/8/2022) untuk proses pulang ke Tanah Air. Hal ini menandai pula berakhirnya operasional penyelenggaran haji di Daerah Kerja (Daker) Makkah.
Adapun tiga kloter jemaah haji yang dimaksud adalah kloter 8 Embarkasi Balikpapan (BPN), serta kloter 42 dan 43 Embarkasi Solo (SOC). Kepala Daker Makkah M Khanif pun mengucapkan syukur setelah tugasnya selesai dengan baik.
“Alhamdulillah, operasional layanan Daker Makkah berakhir hari ini. Sebanyak 45.124 jemaah haji yang tergabung dalam 114 kloter sudah dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dari 15 hingga 30 Juli 2022,” terang Kepala Daker Makkah M Khanif di Makkah, Kamis (4/8/2022).
Khanif menjelaskan bahwa hari ini ada tiga kloter jemaah haji gelombang kedua yang telah diberangkatkan menuju Madinah, yaitu:BPN 8, SOC 42, dan SOC 43.
Pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah berlangsung sejak 21 Juli 2022. Berdasarkan penjelasan Khanif, total ada 47.460 jemaah haji Indonesia yang telah diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah hingga 4 Agustus 2022.
Mereka tergabung dalam 126 kloter. Dari jumlah itu, ada 55 jemaah yang dirawat, dengan rincian: 18 jemaah dirawat di Makkah, 34 di Madinah, dan 3 orang dirawat di Jeddah.
Untuk lokasinya, 35 jemaah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 20 jemaah dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
Khanif pun menjelaskan bahwa hingga hari ini, sebanyak 84 jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi.
Meskipun operasional Daker Makkah rampung, bukan berarti layanan haji 2022 ikut berakhir. Para petugas haji kini fokus untuk memberikan layanan kepada jemaah haji di Madinah, baik di hotel maupun layanan kepulangan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA).
Baca Juga: Alhamdulillah, Sebanyak 62.721 Jemaah Haji Asal Indonesia Telah Tiba di Tanah Air
Jemaah haji gelombang kedua tinggal di Madinah dalam rentang delapan atau sembilan hari. Mereka menjalani ibadah Arbain atau salat wajib berjamaah selama 40 waktu.
Selain itu, jemaah haji Indonesia juga berkesempatan berziarah ke makam Rasulullah SAW dan Baqi. Tak hanya itu, mereka juga dapat beribadah di Raudhah dengan fasilitas tasreh (surat izin) yang telah diurus petugas Daker Madinah.
Secara bertahap, jemaah haji gelombang kedua yang sudah menyelesaikan ibadahnya di Madinah dipulangkan ke Tanah Air. Proses pemulangan ini berlangsung sejak 30 Juli 2022 dan akan berakhir pada 14 Agustus mendatang.
Jika semua jemaah sudah kembali ke tanah air, maka berakhir juga operasional layanan haji di Daker Madinah dan Daker Bandara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!
-
ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ
-
Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
-
Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK
-
Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu
-
Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan
-
KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi
-
KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!
-
Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung