Suara.com - Seorang pengendara Yamaha Aerox tewas usai terlindas transjakarta, di Jalan S Parman, Jakarta Barat, Jumat (5/8/2022).
Menurut saksi yang berada di lokasi, Denny mengatakan mulanya korban melaju dengan kecepatan sedang terjatuh lantaran menghindari sebuah penutup lobang serapan air.
“Dia ngehindarin lubang, mungkin dia kagok,” kata Denny, di lokasi, Jumat.
Setelah korban terjatuh, kata Denny, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online itu mengatakan korban tergilas roda belakang transjakarta. Akibatnya korban tewas ditempat.
Denny menyatakan, di lokasi tersebut memang sering terjadi kecelakaan. Penyebabnya sama, menghindari penutup gorong-gorong yang sedikit legok kedalam, mirip lubang.
“Sering (korban jatuh) apalagi ngindari hujan, licin. Kalau korban (jiwa) baru kali ini,” jelas Denny.
Seorang pengendara Yamaha Aerox tewas ditempat usai kepalanya terlindas bus transjakarta di Jalan S Parman, pada Jumat (5/8/2022).
Saksi di lokasi kejadian, Denny mengatakan, kecelakaan tersebut bermula ketiga korban yang mengendarai sepeda motor jenis matic melaju dari arah Grogol menuju arah Tomang.
Sesampainya korban di dekat Halte Yunus, korban terjatuh lantaran menghindari lobang penutup gorong-gorong di jalan tersebut.
Baca Juga: Wanita Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Minyak Goreng di Jalan Kapten Sumarsono Medan
“Orangnya ke tengah, motornya ke pinggir. Posisi bus way sudah masuk, dia masuk ke kolong,” kata Denny saat ditemui di lokasi, Jumat.
Akibatnya, korban langsung tewas ditempat, lantaran kepala korban terlindas roda belakang bus transjakarta.
Berita Terkait
-
Kepala Terlindas Bus Transjakarta, Pengendara Yamaha Aerox Ini Seketika Tewas di Jakbar
-
Wanita Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Minyak Goreng di Jalan Kapten Sumarsono Medan
-
Kecelakaan Maut di Medan, Wanita Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk, Begini Kronologinya
-
Diduga Terobos Lampu Merah, Pengendara Motor Vespa Tewas Terlindas Bus Transjakarta di Otista
-
Terseret Bus Transjakarta, Pengendara Vespa Tewas di Jakarta Timur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?