Suara.com - Kasus tewasnya Brigadir J di rumah mantan ketua divisi Profesi dan Keamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo masih terus bergulir. Terbaru, nama Ferdy Sambo telah ditetapkan menjadi tersangka baru dalam kasus tersebut.
Semakin mengejutkan, Ferdy Sambo juga dinyatakan sebagai orang yang membuat skenario penembakan dan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Ferdy Sambo juga bersikap tidak profesional dalam penanganan kasus tersebut. Ia diduga melakukan penghilangan kamera pengintai atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.
Penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka turut berdampak pada pembubaran Satuan Tugas Khusus Kepolisian Republik Indonesia (Satgassus Polri) atau disebut pula sebagai Satgassus Merah Putih. Diketahui Satgassus Merah Putih dipimpin oleh Ferdy Sambo.
Satgassus Merah Putih pertama kali dibentuk pada tahun 2019 di masa kepemimpinan Jenderal Tito Karnavian. Pembentukan tersebut berlandaskan Surat Perintah Nomor Sprin/681/III/HUK.6.6/2019.
Awalnya, Satgassus tersebut dibentuk untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang menjadi atensi pimpinan dalam maupun luar negeri.
Secara detail, beberapa urusan yang ditangani oleh Satgassus tersebut adalah perkara psikotropika, narkotika, pencucian uang, tindak pidana korupsi, serta perihal Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.
Ferdy Sambo menjabat sebagai kepala pada Satgasus berdasarkan Surat Perintah Nomor Sprin/1246/V/HUK.6.6/2020 sejak 20 Mei 2020. Pada saat itu, Sambo masih memegang jabatan sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
Masa jabatan Ferdy Sambo sebagai Kepala Satgassus Merah Putih diperpanjang sampai akhir tahun 2022, berlandaskan Surat Perintah Nomor Sprin/1583/VII/HUKU.6.6/2022. Surat tersebut berlaku tertanggal 1 Juli - 31 Desember 2022.
Baca Juga: Soal Istri Ferdy Sambo, Mahfud MD Ungkap Fakta Baru
Kemudian saat ini, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa jabatan nonstruktural tersebut telah dibubarkan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri Listyo Sigit karena alasan tidak dibutuhkan lagi.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Soal Istri Ferdy Sambo, Mahfud MD Ungkap Fakta Baru
-
Resmi jadi Pengacara Bharada E Gantikan Deolipa, Ronny Talapessy Tak Perlu Keluar dari PDIP
-
LPSK Ungkap Soal Menolak Amplop Dari Ferdy Sambo Demi Loloskan Permohonan Istri
-
Diperiksa Langsung Pimpinan Komnas HAM di Mako Brimob Depok, Ferdy Sambo Akui Aktor Utama Pembunuhan Brigadir J
-
Profil Hasto Atmojo Saroso, Ketua LPSK yang Bongkar Sogokan Ferdy Sambo
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan
-
Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif
-
Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel