Suara.com - Istri eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi diduga membuat laporan palsu terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Brigadir J.
Peristiwa yang diklaim terjadi di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran ini sebelumnya dilaporkan Putri ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Lantas, bagaimana fakta di balik dugaan laporan palsu yang dibuat Putri Candrawathi? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
1. Dihentikan Bareskrim Polri
Tim khusus menghentikan laporan terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepada mendiang Brigadir J. Laporan tersebut sebelumnya dilayangkan oleh Putri Candrawathi.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan dihentikannya kasus itu lantaran tidak ditemukan adanya unsur pidana.
Hal tersebut merujuk hasil pemeriksaan saksi dan gelar perkara yang dipimpin Kabareskrim Polri pada Jumat (12/8/2022).
2. Brigadir J Tidak Terbukti Melecehkan
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan bahwa Brigadir J tidak pernah masuk ke kamar Putri Candrawathi sebagaimana yang dilaporkan.
Baca Juga: Istri Ferdy Sambo Diduga Buat Laporan Palsu Terkait Pelecehan Seksual oleh Brigadir J
Penegasan ini disampaikan Agus berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di lokasi kejadian. Semua saksi menyatakan Brigadir J tidak berada di dalam rumah, tetapi di taman pekarangan depan. Ia masuk saat dipanggil ke dalam oleh Ferdy Sambo.
3. LPSK Tolak Beri Perlindungan pada Putri Candrawathi
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) enggan memberikan perlindungan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo pun membeberkan alasannya kepada wartawan, Sabtu (13/8/2022).
Hasto Atmojo menjelaskan, LPSK tidak bisa memberikan perlindungan karena adanya penghentian penanganan oleh Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Ditambah, status Putri Candrawathi sebagai pelaku atau korban masih belum jelas hingga saat ini.
4. Dugaan LPSK Terkait Laporan Palsu Putri Candrawathi
Hasto Atmojo juga mengatakan bahwa pihaknya menduga istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tidak pernah membutuhkan perlindungan lembaga yang dipimpinnya saat ini.
Tag
Berita Terkait
-
Istri Ferdy Sambo Diduga Buat Laporan Palsu Terkait Pelecehan Seksual oleh Brigadir J
-
LPSK Berikan Perlindungan Darurat kepada Bharada E, Ada Ancaman Apa?
-
Diduga Buat Laporan Palsu Soal Pelecehan Seksual, Kasus Hukum Putri Candrawathi Akan Ditangani Timsus Polri
-
LPSK Tidak Lindungi Istri Ferdy Sambo Karena Tak Ada Pidana Pelecehan Seksual
-
Istri Ferdy Sambo Diduga Bikin Laporan Palsu Soal Kasus Pelecehan, Begini Analisa Pengamat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!