Suara.com - Banjir bandang melanda kota wisata Pengzhou di Provinsi Sichuan, China, pada Sabtu (13/8) dan menewaskan tujuh orang.
Tiga lainnya mengalami luka-luka akibat banjir yang dipicu oleh hujan deras terus-menerus itu.
Tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi kejadian, evakuasi korban dan pemulihan pascabencana masih terus berlangsung, demikian pernyataan otoritas Kota Pengzhou kepada pers, Minggu (14/8/2022).
Media lokal melaporkan tidak ada peringatan apa pun sebelum banjir bandang datang pada pukul 19.30 waktu setempat (18.30 WIB).
"Banyak orang berkemah di sana tadi malam. Ada yang masak di pinggir sungai. Ada anak-anak bermain dan makan-makan," kata Xu Kuai, seorang saksi mata, seperti dikutip China News.
Kota berpenduduk sekitar 800 ribu jiwa itu merupakan kota wisata di wilayah barat daya China.
Pada musim panas seperti sekarang, kota tersebut banyak dikunjungi wisatawan, terutama yang gemar berpetualang dan berkemah di Lembah Longcao di wilayah perbukitan Longmen.
Pengzhou pernah terkena dampak terparah ketika gempa bumi melanda Sichuan pada 2008 yang merenggut nyawa 200 ribu orang.
Kota itu menjalin kerja sama kota kembar dengan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Bendung Katulampa Bogor Siaga 2, Warga Bantaran Ciliwung Diminta Siaga Banjir Malam Ini
Berita Terkait
-
Bendungan Katulampa Siaga 2, Warga Jakarta Diminta Waspada Banjir
-
Bendung Katulampa Bogor Siaga 2, Warga Bantaran Ciliwung Diminta Siaga Banjir Malam Ini
-
Banjir Bandang Terjang China, Tujuh Orang Ditemukan Tewas
-
BMKG Imbau Warga Jateng Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi
-
Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, Anak Punk Ini Sedekah Makanan Ke Gelandangan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu