Suara.com - Subdit Regident Korlantas Polri menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi terhadap petugas penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Ada 44 perwakilan dari seluruh Polda yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol Purwadi menyebut pelatihan berlangsung selama 10 hari.
"Pelatihan berlangsung selama 10 hari. Terdiri dari 7 hari pelatihan dan sertifikasi dilakukan 3 hari. Ada 44 peserta dari perwakilan Polda seluruh Indonesia," kata Purwadi kepada wartawan, Senin (15/8/2022).
Menurut Purwadi dengan adanya pelatihan diharapkan akan meningkatkan pelayanan maksimal terhadap masyarakat. Khususnya agar penerbitan BPKB berlangsung lebih cepat.
"Ini merupakan tindakan untuk meningkatkan kemampuan kepada petugas penerbit BPKB," katanya.
Di sisi lain, kata Purwadi, pihaknya juga tengah menyiapkan big data terkait kepemilikan kendaraan. Data tersebut nantinya bisa diakses oleh masyarakat.
"Melalui big data ini nantinya kita akan membuat program e-Arsip, nanti semua data akan masuk ke ERI Korlantas," tuturnya.
Lebih lanjut, dia juga menjelaskan terkait tagihan pajak terhadap pemilik kendaraan rusak dan kendaraan yang dijadikan barang bukti suatu tindak pidana. Menurutnya, selama kendaraan tersebut tidak dilaporkan maka tagihan pajak akan tetap dilakukan.
"Sebaiknya bila ada kendaraan tersebut yang sudah hancur dan tidak bisa digunakan agar segera melaporkan biar diblok," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan