Suara.com - Sebuah ruko di Tambora Jakarta Barat hangus terbakar, pada Rabu (17/8/2022). Enam orang dinyatakan tewas terbakar dalam insiden tersebut.
Salah seorang saksi di sekitar lokasi, Mudira (32) mengatakan, saat peristiwa dirinya sedang tertidur pulas. Tiba-tiba saja ia mencium bau hangus terbakar.
Kemudian setengah sadarkan diri, ia mendengar teriakan meminta tolong. Awalnya ia mengira, teriakan itu merupakan lomba 17an.
“Bau hangus langsung bangun, kemudian langsung turun ke bawah,” kata Mudira, di lokasi, Jakarta Barat, Rabu.
Saat itu, Muradi memang tidur di lantai 3 bangunan tersebut, ia tidur persis disamping kostan yang terbakar.
Teriakan minta tolong itu, kata Muradi, terdengar dari seorang pria yang diduga menjadi korban kebakaran.
“Suaranya cowo, saya denger minta tolong dua kali,” ungkapnya.
Atas insiden ini, Muradi yang berprofesi sebagai pegawai konveksi ini pun ikut terdampak. Barang-barangnya ikut hangus terbakar.
Hal itu lantaran, saat mengevakuasi diri ia tidak sempat membawa barang-barangnya.
Baca Juga: Diduga Gegara Korsleting, Sebuah Kost-kostan di Tambora Jakbar Hangus Terbakar
“Habis semua barang saya. KTP juga kebakar,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah ruko yang dijadikan kost-kostan di Jalan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, hangus terbakar.
Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan ada 6 orang meninggal dunia dan 3 orang luka bakar saat terjadi kebakaran disebuah kost-kostan diwilayahnya.
“Total 9. Enam meninggal dunia, 3 luka bakar,” kata wanita yang kerab disapa Ocha itu, Rabu.
Saat ini keenam jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit guna kepentingan autopsi.
Berita Terkait
-
Indekos Kebakaran di Jakarta Barat, 6 Orang Meninggal Dunia dan 3 Orang Luka Bakar
-
Polisi: Enam Tewas Dan Tiga Luka Bakar Saat Kebakaran Kos Di Tambora
-
Diduga Gegara Korsleting, Sebuah Kost-kostan di Tambora Jakbar Hangus Terbakar
-
Geger Gudang Minyak Di Jambi Meledak Dan Terbakar Hebat, Puslabfor Polri Turun Tangan
-
Detik-detik Petugas Damkar Lepaskan Cincin dari Mr P Warga Sukabumi, Pakai Benda Tajam Bikin Bulu Kuduk Merinding
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT