Di Indonesia sendiri, sorgum sudah cukup lama dikembangkan oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat sebagai bahan pangan alternatif beras.
Sorgum dipilih pemerintah untuk menjadi alternatif bahan pangan pokok utama masyarakat yakni beras. Beras menjadi satu dari bahan pangan yang harganya bisa melonjak naik saat terjadi krisis pangan.
Sejak 2019, petani di Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur telah menanam sorgum di bawah Balai Pengkajian Teknologi Pertanuan (BPTP) Nusa Tenggara Barat (NTB).
Di sana, petani berhasil memperoleh sorgum sebanyak 1,8 ton per hektar pada panen perdana. Jumlah itu lalu meningkat menjadi 2 ton per hektar ketika panen kedua.
Selain di NTB, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, selain di Nusa Tenggara Barat, pengembangan sorgum juga dilakukan di daerah lain, seperti Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur hingga Lampung.
Dengan pengembangan itu, ia optimis Indonesia tidak akan kekurangan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, seperti mie instan.
"Dengan sorgum, kita tidak akan lagi ribut tentang mie instan seperti sekarang ini,” ucapnya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Baca Juga: Jadi Pengganti Nasi, Dinas Pertanian Bintan Ajak Masyarakat Konsumsi Sorgum
Berita Terkait
-
Jadi Pengganti Nasi, Dinas Pertanian Bintan Ajak Masyarakat Konsumsi Sorgum
-
Penghargaan Swasembada Beras untuk Jokowi Mendapat Reaksi dari Petani
-
Kandungan Nutrisi dan Manfaat Sorgum Sebagai Pengganti Bahan Mi Instan
-
Tanaman Sorgum, Pengganti Gandum Sebagai Bahan Dasar Produk Mi Instan Produksi Indofood
-
Biar Enggak Pusing dengan Harga Mie Instan, Moeldoko Sebut Jokowi Perintahkan Pembuatan Road Map Sorgum Hingga 2024
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali