Suara.com - Partai Amanat Nasional (PAN) melalui ketua umumnya, Zulkifli Hasan, secara terang-terangan mendukung dan siap mancalonkan Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Wakil Ketua Umum DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, Sandiaga memiliki kedekatan dengan Zulkifli Hasan. Hal itu ditunjukkan dengan kerap hadirnya Sandi dalam acara-acara PAN.
"Kalau Bang Sandi sama Bang Zul sangat dekat. Acara PAN sering datang juga, sering silahturami sama Bang Zul. Memang sangat dekat Bang Zul dengan Bang Sandi," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (18/8/2022).
Yandri menyebut, Sandiaga merupakan sosok potensial untuk didukung sebagai capres. Menurutnya, Sandi masih muda namun memilki pengalaman.
"Sandi menurut saya salah satu tokoh potensial untuk diusung di tahun 2024. dari usia masih sangat energik dari sisi kemampuan dan lain-lain juga sangat bagus pengalamannya juga mumpuni sekarang. Jadi kalau ada partai politik atau tokoh bangsa melirik dia sangat wajar," ungkapnya.
Lebih lanjut, saat ditanya apakah PAN jadi terkesan mengambil kader dari partai lain, jika mengusung Sandiaga di 2024? Yandri mengatakan, PAN terbuka mengusung siapa pun untuk kemajuan bangsa.
"Pada akhirnya bang Zul harus memutuskan mau atau enggak nanti. karena hasil rakernas 2020 sudah memberikan hak penuh kepada bang Zul untuk menentukan siapa capres cawapres," katanya.
Zulhas Ingin Sandiaga
Sebelumnya, keinginan Zulhas untuk mendukung Sandiaga jadi capres 2024 disampaikan di momen acara Indonesia Retail Summit 2022 dan Hari Belanja Diskon Indonesia di Sarinah, Jakarta Pusat, Senin kemarin.
"Pilpres tahun lalu saya dukung beliau (Sandiaga Uno), semoga 2024 bisa mendukung lagi," ucap menteri perdagangan itu.
Sandiaga yang juga hadir di momen tersebut, ikut merespons ucapan Zulhas.
"InsyaAllah," kata Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?