Suara.com - Sedih dirasakan seorang anggota Paskibraka asal Tuban, di mana sang ayah meninggal di hari pelantikan. Kisah ini pertama kali dibagikan oleh akun TikTok @Endahpristiwati92.
"Nyesek, ayahnya meninggal pas hari pelantikan.
Pelantikan tanpa kehadiran orang tua yang kuat ya nak," tulis keterangan dalam video," tulis akun tersebut dalam keterangan video, Selasa (16/8).
Dalam video yang diunggah, terlihat seorang anggota Paskibraka perempuan bernama Nasya Amorita Azza Hermawan. Ia mengenakan seragam lengkap untuk mengikuti acara pengukuhan di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Minggu (15/8).
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky tampak mengaitkan kain kendit hijau ke perut Nasya sebagai bentuk simbolis pengukuhan. Nasya pun terlihat menahan air mata saat prosesi itu.
Usai mengaitkan kain hijau, Bupati Lindra juga tampak menyemangati Nasya dengan memegang kedua lengan anggota Paskibraka itu. Nasya mengangguk sambil menahan air matanya agar tidak menangis.
Video viral yang sudah ditonton lebih dari 9 juta kali di TikTok ini diunggah ulang oleh akun Instagram @info_tuban.
"Akun tiktok @endahpristiwati92 yang membagikan momen haru saat acara pelantikan Paskibraka Kabupaten Tuban 2022. Dimana seorang anggota Paskibraka bernama Nasya Amorita Azza Hermawan dari SMKN Jatirogo justru mendapat kabar duka bahwa ayahnya meninggal dunia. Dalam video terlihat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky mengaitkan kain kendit hijau ke perut Nasya sebagai bentuk simbolis pengukuhan.
Keren sekali kak Nasya, ayahnya pasti bangga!
Baca Juga: Viral Wanita Dipaksa Menikah oleh Orang Tuanya, Baru 3 Hari Jadi Pengantin Langsung Berpisah
#infotuban #tuban," kata akun tersebut dalam keterangan video.
Sontak, warganet turut mengomentari momen pilu yang dirasakan Nasya. Kebanyakan dari mereka ikut berbelasungkawa, memberi semangat, serta doa untuk mendiang ayahnya.
"Semangat mbk.semoga ayahnya surga tempatnya," doa seorang warganet.
"Anak perempuan setegar itu mendengar kabar ayahnya wafat. Semoga almarhum ayahnya husnul khatimah," doa warganet yang lain.
"Ayah pasti bangga sama mbak aca..," tulis salah satu warganet.
"Tetap semangat adik adik PASKAB 2022 psti ayahmu bangga punya anak sepertimu," komentar warganet menyemangati.
Berita Terkait
-
Dipisahkan Maut, Ini 7 Kenangan Perjalanan Cinta Reza Arap dan Lula Lahfah
-
Bela Lula Lahfah, Reza Arap Tanggapi Tudingan 'Teman Mantan Istri Diembat' dengan Emosional
-
Lula Lahfah Ungkap Keinginan Sederhana Sebelum Meninggal
-
Lula Lahfah Sempat Curhat Soal Kesehatan ke Keanu Agl Sebelum Meninggal
-
Bukan Overdosis, Riwayat Medis Lula Lahfah Diungkap Polisi dan Keluarga
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Tolak Wacana Menteri Kepolisian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani
-
Bikin Heboh di Sidang Tipikor, Eks Wamenaker Noel Minta Hukuman Mati
-
KUHP Bukan Kitab Suci, Wamen Hukum Siap Pasang Badan Jelaskan Pasal yang Digugat ke MK
-
Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"
-
Eks Wamenaker Noel Tuding Partai di Balik Kasusnya: Ada Huruf K
-
Janji Kapolri: Telepon 110 Wajib Diangkat 10 Detik, Lewat? Langsung Eskalasi ke Mabes
-
Eks Direktur SMA Akui Dapat Uang Terima Kasih 7 Ribu Dollar AS dari Penyedia Chromebook
-
Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
-
Wamenkumham: Aparat Siap Terapkan KUHP Baru, Tantangan Terberat Ada pada Pola Pikir Masyarakat
-
Kapolri Sigit: Perpol Jabatan Polri Bukan Lawan Putusan MK